Mukomuko||ISBCenter.com – Pasien pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Mukomuko Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, mengeluhkan atas tagihan biaya pengobatan dan pelayanan RSUD Mukomuko.
“Mestinya kita sebagai pemegang kartu BPJS itu, tidak dikenai biaya lagi jika berobat. Karena setiap bulan kita sudah membayar iuran BPJS-nya. Tapi kenapa di RSUD Mukomuko ini selalu saja ada tagihan dengan alasan biaya diluar BPJS,” terang Pasien Yang enggan disebut namanya Senin (29/7/24)
Ia menejelaskan, waktu mau operasi, Tiga (3) benjolan di tangan, Satu pake BPJS namun Dua (2) benjolan disuruh untuk membayar Rp 3.500.000 Rupiah.
Padahal BPJS aktif, sudah dibayar uang Dua benjolan, masih di kenai biaya denda BPJS 480 Belum lagi segala obat, alat suntik sarung tangan medis infus masih disuruh beli sendiri diluar
Sambungnya Terakhir benjolan yang sudah di operasi katanya dikirim ke Bengkulu untuk cek lab. Masih diminta lgi uang Rp 500.000 Rupiah setelah hasil lab nya sudah keluar masih di mintai uang lagi dengan catatan dengan catatan ada biaya tambahan.
Dengan nada kesal ” Habis kami mas parah betul mas kita sudah pake BPJS masih disuruh bayar biaya operasi yang dua benjolan disuruh bayar 3,5 juta terasa kami diperas mas” ungkapnya dengan mengeluh kepada awak media
Ia menjelaskan lagi, Kalau begini kenyataannya. Jika berobat di RSUD Mukomuko masih tetap saja membayar, dengan berbagai dalih.
“Percuma saja kita menjadi peserta BPJS,” tandas nya
Dari hasil konfermasi Direktur RSUD Mukomuko belum bisa ditemui sampai berita ini diterbitkan.(Zul)










