Pelantikan 315 Pejabat Struktural dan Kepala Sekolah di Riau Digelar Selasa Pagi

Ilustrasi: ASN di lingkungan Pemprov Riau

Riau||ISBCenter.com – Pemerintah Provinsi Riau akan menggelar pelantikan serentak bagi 238 pejabat administrator dan pengawas serta 77 kepala SMA/SMK Negeri, Selasa (26/5/2026) pagi. Total 315 pejabat dijadwalkan mengikuti pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Riau, Mardoni Akrom, membenarkan agenda tersebut.

​”Besok akan ada pelantikan dan pengangkatan sumpah Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas. Rencananya mereka akan dilantik Plt Gubri,” ujar Mardoni Akrom, Senin (25/5/2026).

Prosesi pelantikan dipusatkan di Balai Serindit Gedung Daerah, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan seluruh pejabat yang diundang diwajibkan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL).

Pemprov Riau menyebut pelantikan ini sudah mendapat restu dari Pemerintah Pusat. Sebagai tindak lanjut, Sekda Riau Syahrial Abdi telah menerbitkan surat undangan resmi bernomor 400.14.1.1/186/SETDA/2026.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa perombakan besar ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan langkah strategis untuk mengisi sejumlah posisi kosong di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus penyegaran birokrasi.

​”Pelantikan eselon III dan IV rencananya Insya Allah pada 26 Mei dengan jumlah sekitar 238 orang, termasuk para kepala sekolah,” kata SF Hariyanto.

Khusus pengisian 77 jabatan kepala SMA/SMK Negeri, Pemprov Riau memastikan prosesnya telah mengacu pada regulasi terbaru terkait tata kelola sekolah.

Mutasi eselon III dan IV ini menjadi salah satu yang terbesar di lingkungan Pemprov Riau tahun ini. Jabatan administrator setara eselon III biasanya menduduki posisi kepala bidang, sekretaris dinas, atau kepala bagian. Sementara jabatan pengawas atau eselon IV mengisi kursi kepala subbagian dan kepala seksi yang menjadi motor teknis pelaksanaan program OPD.

Kekosongan jabatan di sejumlah dinas sebelumnya terjadi akibat pensiun, promosi, hingga adanya restrukturisasi organisasi. Dengan pelantikan ini, Pemprov menargetkan percepatan realisasi program prioritas semester II 2026, terutama di sektor pelayanan publik, pendidikan, dan infrastruktur.

Pelantikan kepala sekolah juga dinilai krusial mengingat tahun ajaran baru 2026/2027 akan dimulai Juli mendatang. Pengisian definitif diharapkan mempercepat penataan manajemen sekolah, pengelolaan BOS, dan persiapan PPDB.

Seluruh pejabat yang dilantik akan langsung bertugas setelah pengambilan sumpah jabatan besok pagi. (*ay)

Pos terkait