Bengkulu||ISBCenter.com – Sebentar lagi Umat Islam akan menyambut momen Idul Adha 1441 H atau Hari Raya Qurban. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Bengkulu Edi Hartawan menyampaikan bahwa Masyarakat provinsi Bengkulu boleh menyelanggarakan Sholat Idul Adha 1441 H tahun 2020, di masa pendemi Covid-19. Hal ini di sampaikan setelah rapat pembentukan kepengurusan/panitia Hari Besar Islam Tingkat Provinsi Bengkulu Periode 2020 -2025 dan Rapat Persiapan Sholat Idul Adha 1441 H/2020 M, Kamis (9/7/20).
Karo Pemkesra “Edi Hartawan” menjelaskan, sesuai dengan arahan Kementrian Agama lalu dari Gugus Tugas Nasional penyelenggaraan Sholat dilaksanakan harus tetap mengikuti protokol kesehatan (Porkes) Covid-19 yang wajib dipatuhi oleh semua masyarakat Provinsi Bengkulu, seperti pemberian jarak, masker serta penyiapan hand sanitizer.
“Harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan tidak merupakan cluster baru, kita tidak ingin hal tersebut terjadi,” jelas Edi.
Masjid Raya Baitul Izzah juga dipastikan menggelar Sholat Idul Adha, terkait pemotongan hewan Qurban tetap akan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.
“Berdasarkan hasil rapat tadi, untuk Provinsi Bengkulu akan kita laksanakan di Masjid Raya Baitul Izzah, kita usahakan di lapangan mudah – mudahan cuacanya bagus, di halaman depan Masjid Raya Baitul Izzah,” tutur Edi Hartawan.
Selain itu, Muhammad Soleh selaku Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menjelaskan tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha dan meminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi hal tersebut, karena protokol kesehatan sangat utama dalam menjalankan ibadah, hal yang sama juga berlaku disemua masjid di Provinsi Bengkulu.
“berdasarkan dari Surat Edaran Menteri Agama No.18 semua sudah diberikan kesempatan, karena memang yang paling ditekankan adalah kesadaran kita untuk jangan jadi cluster baru dan jadilah pahlawan untuk memutuskan mata rantai Covid-19, dengan cara mematuhi protokol kesehatan.” minta Muhammad Soleh…(*Fj)










