Bengkulu||ISBCenter.com – Kelas Materi untuk Ujian Kompetensi Wartawan memasuki hari ke 2, Kelas materi ini diselengarakan oleh MZK Institute secara Zoom Meeting yang dipandu oleh Martha Zahira selaku Direktur MZK Institute dengan Narasumber/Pemateri Drs. Agung Santoso selaku inisiator UKW Mandiri Indonesia, Juma’at 29/4/2021.
Dalam Kelas materi hari ke dua ini pemateri Agung Santoso membahas materi Wawancara, reportase dan Sunting Berita.
Untuk materi wawancara dibahas tentang bagaiamana dari persiapan wawancara, narasumber dan cara wawancara. dalam persiapan wawancara dilakukan dengan mencari topik yang akan diwawancara, persiapan pertanyaan, buat janji dengan nara sumber, berpakaian sopan dan persiapan alat untuk wawancara. untuk teknis wawancara bisa dilakukan bertemu langsung dengan nara sumber ( face to face), melalui telpon atau telpon genggam (HP) atau lewat media lain seperti whatsapp.
yang perlu di fahami saat wawancara adalah sikap saat wawancara seperti, netral, ramah, pertanyaan seimbang/adil dan hindari ketegangan.
Selanjutnya dalam sesi materi kedua tentang reportase, Agung menjelaskan bahwa reportase langsung ini harus dilakukan artinya wartawan terjun langsung ke lapangan di sumber berita yang terjadi atau on location. artinya dalam epnulisan berita wartawan bisa lakukan langsung dilapangan dan untuk media online hitungan 6 langkah kaki berita itu sudah bisa naik ke redaksi. tapi dalam hal reportase langsung di lapangan harus juga memperhatikan keselamatan diri saat di lokasi, banyak hal yang bisa terjadi dilapangan apabila yang akan kita liput itu adalah kasus, apalagi kasus besar.
“Keselamatan jiwa adalah hal terpenting dalam melaksanakan tugas,” ujar Agung Santoso.
Materi terakhir adalah sunting berita, untuk sunting berita ini harus dilakukan untuk menghilangkan kata kata yang mubazir dan boros kata kata, dan menghilangkan kalimat kalimat yang tidak perlu dalam redaksi berita. sunting berita dalam dunia jurnalis sangat penting, karena dengan sunting berita ini bisa menghasilkan karya jurnalis yang lugas, tepat dan mudah difahami oleh pembaca.
Untuk menentukan judul berita harus mengacu kepada 5W + 1H, agar bisa mendapatkan judul yang singkat, Padat dan Lugas. gunakan kalimat yang tepat dan tidak mengambang dalam judul berita, karena judul berita akan membuat daya tarik pembaca untuk membaca berita kita, lanjut Agung.
“Dalam membuat/sunting berita haruslah selalu diulang-ulang dan jangan merasa puas, dengan merasa kurang kita akan termotivasi untuk selalu belajar,” tutup Agung…(**Idn)










