Bengkulu||ISBCenter.com – Pembukaan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Bengkulu resmi dibuka, masyarakat sangat mengharpakan ada transparansi dalam seleksi PPPK tahun 2023 ini dan ini menjadi perhatian khusus dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bengkulu.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bengkulu Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si meminta transparansi dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Bengkulu yang sedang berlangsung, khususnya untuk Formasi Pendidikan tenaga guru.
“Pentingnya transparansi dan objektivitas pelaksanaan PPPK ini untuk kepentingan kemajuan pendidikan di Provinsi Bengkulu,” ungkapnya
Dia menilai, bahwa formasi yang telah dialokasikan untuk pendidikan di Provinsi Bengkulu sudah benar-benar dipetakan dengan baik dari semua jenjang pendidikan. Beliau berharap agar proses seleksi dilakukan secara adil dan transparan, untuk memastikan bahwa tenaga pendidik yang terpilih memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di daerah tersebut.
“Kita harap melalui PPPK ini akan terpilih guru-guru yang memiliki Kualifikasi,” katanya.
Selanjutnya dia mengatakan, jika pada seleksi PPPK Formasi Guru Pihaknya dilibatkan untuk berpartisipasi. Namun untuk saat ini PGRI Provinsi Bengkulu, belum secara resmi diajak untuk berpartisipasi dalam struktur seleksi, mereka berharap pemerintah akan mempertimbangkan keterlibatan PGRI dalam memantau dan mendampingi pelaksanaan seleksi di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Hal ini dianggap penting untuk menjamin objektivitas dan transparansi dalam pelaksanaan seleksi formasi pendidikan di provinsi tersebut.
“Kalau pada seleksi Sebelumnya kami dilibatkan, kita harap tetao dilibatkan,” harapnya.
Selain itu diminta jangan percaya dengan iming-iming oknum yang bisa meluluskan. Tes ini benar-benar objektif, nilainya bisa langsung dilihat,” Imbaunya
Ketua PGRI, berpesan kepada semua pendaftar untuk mengikuti semua tahapan dengan baik dan melengkapi persyaratan dokumen yang dibutuhkan dalam pendaftaran tersebut dan juga mempersiapkan potensi diri dengan mulai meningkatkan pengetahuan.
“Jangan ada percaya dengan oknum yang dipastikan penipuan jika mengatakan bisa bantu meluluskan, lebih baik para peserta untuk mulai mempersiapkan diri baik melengkapi berkas dan mengikuti semua tahapan serta tak kalah penting meningkatkan pengetahuan,” sampainya..(*da)










