Politik Jalan Lurus Hartawan-Darmin (HD)

JAYA FITRA

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Tensi politik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang bakal digelar 9 Desember 2020 mendatang mulai sedikit menghangat. Perang jargon menjadi hal yang biasa menghiasi jagad media, terutama media social (medsos). Adu taktik, adu strategi dilakukan para relawan, pendukung, dan tim sukses masing-masing pasangan bakal calon kepala daerah.

Begitu pula dengan Pilkada Bengkulu Selatan yang akan memilih bupati dan wakil bupati priode 2021-2026. Pemilik account medsos (netizen) terutama facebook, saat ini mulai berlomba-lomba ‘mengkampanyekan’ pasangan yang dijagokan masing-masing. Bahkan, kerap pula terjadi adu opini antar netizen demi melambungkan popularitas sang calon.

Berbagai cara dilakukan untuk membentuk opini publik demi meraih kemenangan. Mulai dari bahasa sederhana, gambar-gambar serta audio visual dimanfaatkan seoptimal mungkin. Bahkan tidak jarang antar netizen terjadi berdebatan hebat hingga perseteruan dalam hal silang sengketa pendapat.

Fenomena ini tentu merupakan hal biasa saja pada tahun politik seperti sekarang. Artinya masyarakat pengguna medsos menjadikan media ini untuk bersosialisasi dalam bentuk apapun, termasuk soal perebutan kekuasaan. Dampaknya, belakangan bermunculan grup-grup pendukung pasangan calon di medsos khusunya facebook. Namun demikian, tidak semua grup yang membela sang calon pilkada itu tumbuh dan berkembang. Lihat saja, ada grup yang hanya memiliki beberapa anggota saja.

Maraknya penggunaan medsos memang sebuah keniscayaan sebagai dampak tak kunjung selesainya wabah Covid-19 yang menyerang dunia. Akibatnya, pergerakan masyarakat di lapangan sangat terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat pula. Alhasil, medsos dijadikan sarana utama sebagai media kampanye pasangan calon kepala daerah.

Pasangan calon Pilkada Bengkulu Selatan, H. Hartawan, SH.MH – H. Darmin, SH (HD) tak mau ketinggalan memanfaatkan situasi ini. Para sukarelawan, pendukung maupun tim sukses HD bergerak menunjukkan kreasi mereka lewat medsos facebook. Content yang disampaikan tentu saja pernak-pernik kegiatan HD serta keunggulan pasangan yang diusung PAN, PKPI, dan didukung PKS ini.

Kendati netizen pendukung HD jumlahnya cukup besar, namun mereka cenderung memposting tulisan, gambar, atau audio visual bernada sejuk dan tidak menyerang. Sepertinya, para netizen pendukung HD sepakat mengedepankan kegiatan politik sejuk dan sopan. Prilaku demikian sepertinya sebangun dengan ‘politik jalan lurus’ yang ditempuh Hartawan-Darmin. Politik jalan lurus yang dimaksud merupakan elaborasi dari jaron Religius Bermartabat yang diusung pasangan HD.

Gaya ‘politik jalan lurus’ yang dimaksudkan Hartawan-Darmin tidak lain adalah melakukan kegiatan mencari simpati massa untuk meraih kemenangan dengan mengutamakan kejujuran, anti pencitraan, dalam bingkai kesantunan dan kesejukan. Prinsip itulah yang ditularkan Hartawan-Darmin dengan para pendukungnya di seantero Bengkulu Selatan.

Itu artinya, bagi Hartawan-Darmin, kemenangan mutlak diraih, tetapi tidak dengan menghalalkan segala cara. Sepertinya prinsip inilah yang harus selalu dipegang oleh semua pendukung Cakada demi menjaga kondisi tetap kondusif. Kenapa? Sebab pesta demokrasi tidak boleh memicu konflik, perpecahan dan ketakutan, serta ancaman bagi masyarakat. Namanya, pesta, seharusnya penuh kegembiraan dan keriangan dalam proses pemilihan putra terbaik sebagai pemimpin.

Berkompetisi mencari suara atau simpati calon pemilih adalah keharusan, tetapi hendaknya dilakukan secara beradab dan tidak merusak tatanan kekerabatan, kekeluargaan, kesukuan, pertemanan, budaya, dan agama. Bila semua calon kepala daerah sukses menularkan sikap-sikap positif itu kepada para pendukungnya, dipastikan Pilkada Bengkulu Selatan akan berlangsung aman. Akhirnya, semoga saja pada saatnya akan terpilih pemimpin yang benar-benar amanah, kredibel, cakap, peduli dan perhatian kepada masyarakat. (**tim)

Penulis : JAYA FITRA

Pos terkait