Mukomuko||ISBCenter.com – Salman (43), korban perampokan modus pecah kaca mobil di Parkiran Mesjid AL- Ikhlas Muhammadiyah , Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp 5 juta beserta Dompet, KTP, ATM dan Surat lainnya.
Salman Afaris (43) selaku korban mengatakan peristiwa itu terjadi pada Juma’at(7/6/2024). Peristiwa bermula saat Salman mengambil uang Rp 30 juta di bank Mandiri Penarik Di kecamatan Penarik untuk keperluan pembayaran meterial.
Usai mengambil uang itu, Salman kemudian langsung ke Kota Mukomuko mampir untuk shalat Jum’at di mesjid AL- Ikhlas Muhammadiyah Kelurahan Banda Ratu. Uang itu kemudian dia simpannya di dalam Dasbor mobil. Hanya ditinggal beberapa menit setelah ia Shalat Jum’at, uangnya sudah raib digasak maling. Saat itu, kaca mobil miliknya juga ditemukan sudah pecah.
“Keliatannya sih komplotan, saya juga curiga diikutin dari bank. Karena dia mecahin kacanya tau persis saya Menarik Uang di Bank. Kebetulan uang penarikan di bank tidak di dalam tas di simpan dalam dasbor mobil. Hanya tas saja yang diatas kursi mobil.
“Jadi enggak sembarangan kita taruh,” jelas dia.
Sayangnya, Salman mengaku tidak menemukan CCTV di sekitar lokasi untuk sekadar mengetahui terekam atau tidaknya peristiwa itu.
Usai kejadian ini, ia pun langsung membuat laporan ke Polres Mukomuko.
“Saya berharap bisa diusut dan mudah-mudahan bisa ditangkap pelakunya,”
Salman menuturkan, perampok mengambil tasnya yang berisi sejumlah barang berharga, termasuk namun Hp yang ada tidak diambil.
“dompet isinya kartu ATM Bank Mandiri, terus ada Uang Rp 5 juta, beberapa” ujar Salman Warga Desa Pondok Lunang saat dikonfirmasi wartawan,
“Kerugiannya dengan kaca mungkin bisa Rp 5 juta,” lanjut salman
Salman mengatakan, kerugian tersebut sudah termasuk untuk pembayaran Semen yang sudah di ambil oleh pelaku. Namun anehnya dalam mobil tersebut ada uang Rp 35 juta. Uang 30 juta di simpan dalam dasbor, namun uang 5 juta disimpan dalam tas. Dari perampok modus pecah kaca mobil ini hanya mengambil tas yang berisi uang Rp 5 juta namun didalam dasbor tidak diambil pelaku.(Zul)










