Ratusan Gram Emas Hasil PETI Disita Polda Riau dari Toko Emas di Kecamatan Siak Hulu Kampar

Tim Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyita ratusan gram emas dari Toko Emas Syafira yang berada di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (11/8/2026)

Kuansing||ISBCenter.com – Tim Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyita ratusan gram emas dari Toko Emas Syafira yang berada di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (11/8/2026). Emas tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Penggeledahan toko emas tersebut merupakan hasil pengembangan dari penindakan aktivitas PETI yang sebelumnya diungkap di Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.

Bacaan Lainnya

“Penggeledahan ini merupakan pengembangan perkara dugaan tindak pidana di bidang pertambangan mineral dan batubara atau PETI yang kami lakukan di Singingi Hilir,” kata Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro.

Ade menjelaskan, tindakan penggeledahan dilakukan setelah penyidik mengantongi surat perintah penggeledahan dari Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan emas dengan berbagai model yang totalnya mencapai ratusan gram. Selain emas, polisi juga menyita peralatan yang diduga digunakan untuk proses peleburan atau pembakaran emas.

Barang bukti lain yang turut diamankan yakni uang tunai puluhan juta rupiah, alat pompa bakar emas, alat pengaduk emas atau tembikar, satu buku tabungan Bank BRI, serta buku catatan penjualan emas periode 2025 hingga 2026.

Menurut Ade, seluruh barang bukti yang diamankan akan didalami dalam proses penyidikan guna mengungkap keterkaitan antara aktivitas tambang ilegal dengan aliran distribusi dan transaksi emas di Toko Emas Syafira.

“Penggeledahan ini merupakan komitmen Polda Riau mengungkap kasus kejahatan lingkungan hingga ke penadah emas hasil PETI,” tegas Ade..(*yh)

Pos terkait