Bengkulu||ISBCenter.com – Provinsi Bengkulu resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Agenda nasional organisasi profesi perawat terbesar di Indonesia ini digelar selama empat hari di Hotel Mercure Bengkulu, mulai Jumat (9/10).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Tampak hadir pula Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Anggota DPD RI Dapil Bengkulu Destita Khairilisani, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, Sekjen DPP PPNI Mustika Sari, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu.
Munas XI PPNI dibuka secara simbolis oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin setelah menyampaikan kata sambutan. Penyelenggaraan Munas kali ini diprediksi dihadiri sekitar 2.000 hingga 3.000 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.
Kehormatan menjadi tuan rumah Munas ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bengkulu. Selain sebagai forum konsolidasi dan penentuan arah organisasi perawat secara nasional, Munas juga menjadi etalase untuk memperkenalkan potensi daerah kepada ribuan tamu dari penjuru nusantara.
Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan bahwa Munas XI PPNI membawa dampak ganda, tidak hanya untuk organisasi profesi, tetapi juga untuk promosi daerah dan penggerak ekonomi masyarakat.
Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan emas untuk mempromosikan pariwisata, sejarah, kuliner khas, hingga program-program unggulan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Kehadiran ribuan peserta ini kita harapkan memberikan stimulus positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha lokal,” ujar Herwan.
Dampak ekonomi sudah mulai terasa, terutama pada sektor perhotelan dan akomodasi yang mengalami peningkatan okupansi selama pelaksanaan Munas. Para peserta juga diharapkan tidak hanya mengikuti agenda sidang, namun turut mengeksplorasi destinasi wisata sejarah, mencicipi kuliner khas Bengkulu, hingga berbelanja produk-produk UMKM lokal.
Kondisi ini tentu membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan omzet seiring tingginya perputaran uang selama kegiatan berlangsung.
Lebih dari itu, suksesnya penyelenggaraan Munas XI PPNI menjadi bukti bahwa Bengkulu mampu bersaing dalam menggelar event skala nasional. Meski dengan wilayah yang relatif kecil, Bengkulu mampu menunjukkan kesiapan dan kapasitas sebagai tuan rumah yang matang.
Melalui ajang ini, Bengkulu diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya kaya akan potensi pariwisata dan sejarah, tetapi juga sebagai daerah yang kondusif, ramah investasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan..(*rz)










