Saksi Sebut Utusan Abdul Wahid Tawarkan Rp1 Miliar agar Dani M Nursalam Ikut Skenario

Neti Herawati Saksi sidang Gubernur non aktif Abdul Wahid yang juga istri terdakwa Dani M Nursalam

Riau||ISBCenter.com – Neti Herawati mengungkapkan di bawah sumpah bahwa dirinya pernah didatangi Kemal Shahab, advokat terdakwa Abdul Wahid, saat berada di Jakarta untuk menjenguk Dani M Nursalam yang baru ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

”Saya dapat pesan WhatsApp, diminta ketemu oleh Kemal Shahab. Saya langsung ditelpon saat baca pesan itu,” ujar Neti yang turut menunjukkan tangkapan layar pesan WhatsApp dari Kemal Shahab dalam persidangan.

Dalam sambungan telepon, Kemal mengajak Neti, istri Dani M Nursalam, bertemu karena ada hal penting. Keduanya sepakat berjumpa di Mal Ambassador dan Neti diminta datang sendirian. Mereka lalu duduk di sebuah kafe kecil di dalam mal tersebut.

Awalnya, kata Neti, percakapan hanya basa-basi menanyakan kabar dan apakah dirinya sudah bertemu Dani. Setelah itu Kemal baru menyampaikan maksud pertemuan.

”Dia bilang gini, saya ke sini kak, ingin menyampaikan pesan dari Pak Wahid,” sebut saksi.

”Pesan apa tuh,” tanya Advokat Dani M Nursalam langsung menyambar.

Menurut Neti, Kemal mengajak Dani M Nursalam bekerja sama menghadapi perkara korupsi pemerasan, penyalahgunaan kekuasaan, dan gratifikasi.

”Alangkah baiknya kalau kita bersama, kak. kata Pak Pak Wahid kita harus bersama dalam menyelesaikan masalah ini,” sebut saksi mengulang kata-kata yang disampaikan Kemal.

Neti menuturkan, Kemal menyebut Abdul Wahid menitipkan uang Rp1 miliar. Advokat lalu menanyakan peruntukan uang tersebut.

”Dia bilang Pak Wahid sangat perhatian sama Pak Dani. Sampai-sampai menyediakan uang Rp1 miliar untuk keluarga, katanya. Saya tanya ini uang apa, ini pemberian cuma-cuma aja kk, kata dia,” sebut Neti.

Saat itu, lanjut Neti, Kemal menjelaskan dengan membuat skema dalam bentuk bagan mengenai skenario penyelesaian perkara.

”Pak Wahid ini bisa bebas kalau mereka berdua kerjasama,” sebut Neti mengulang penjelasan Kemal.

Advokat kemudian mendesak apa lagi yang disampaikan Kemal jika bersedia bekerja sama.

”Kalau nanti Pak wahid bebas, semua kebutuhan keluarga semua akan ditanggung Pak wahid. Termasuk itu uang sekolah anak, kebutuhan dapur saya, semua ditanggung. Termasuk waktu itu mau dikasi uang bulanan, tersebut juga waktu itu pak, mau Rp30 juta sekali sebulan atau Rp40 juta,” jawab Neti..(*ay)

Pos terkait