Sat Reskrim Polres Kepahiang Berhasil Tangkap Pelaku Penusukan di Desa Sukamerindu Kec. Kepahiang

Bengkulu||ISBCenter.com – Anggota Sat Reskrim Polres Kepahiang yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau, SIK, MH Dan Kasat Intel Akp Rufaicen SH beserta anggota reskrim , tim buser Elang Jupi Polres Kepahiang mendatangi TKP dan melaksanakan olah TKP,yang mana korban sudah terkapar bersimbah darah dengan luka tusukan di leher dan dada.

Kemudian anggota reskrim mendapatkan informasi dari warga bahwa pelaku melarikan diri menggunakan motor korban ke arah desa tapak gedung,selanjutnya anggota reskrim melakukankan pengejaran dan penyisiran,setelah sampai di desa tapak gedung anggota reskrim langsung melakukan penangkapan tersangka pembunuhan di rumah salah satu warga sesaat tersangka ingin bertemu dengan istrinya di desa tapak gedung. Setelah dilakukan penangkapan tersangka mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban.

Bacaan Lainnya

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa hari Selasa (8/6) sore warga desa Sukamerindu Kecamatan Kepahiang digegerkan dengan peristiwa pembunuhan di desa tersebut dengan korban Anwar yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka di tubuh dan wajahnya.

Anwar yang diduga menjadi korban pembunuhan ini ditemukan tewas tergeletak di halaman Polindes desa tersebut oleh warga. Diduga sempat terjadi perkelahian antara korban dan terduga pelaku.

Peristiwa pembunuhan yang sempat mengegerkan warga desa Sumamerindu pada Selasa (8/6) sore, diakui pelaku karena dendam serta amarah yang memuncak terhadap pelaku yang telah memperkosa istrinya pada bulan Mei lalu.

“Dia (pelaku, red) telah dua kali memperkosa istri saya pada bulan Mei lalu, istri baru menceritakannya beberapa hari lalu dan membuat saya kalap hingga membunuh korban,” terang pelaku D-O.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, menjelaskan bahwa sebelum terjadi pembunuhan, keduanya sempat minum tuak di kontrakan pelaku karena memang korban merupakan mantan karyawan pelaku.

“Pertama kali korban ditusuk menggunakan belati di bagian ulu hati, sehingga sempat terjadi perlawanan sebelum akhirnya korban tergeletak di lapangan dan kembali ditikam secara membabi buta,” pungkas Kapolres Kepahiang, AKBP Suparma…(**adv)

 

Pos terkait