Satgas Karhutla Riau Kerahkan Jet Tempur F-16 untuk Deteksi Dini Titik Api di 5 Kabupaten

Satgas Karhutla Riau Kerahkan Jet Tempur F-16 untuk Deteksi Dini Titik Api di 5 Kabupaten

Riau||ISBCenter.com – Upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau mendapat dukungan kekuatan udara. Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon milik Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru turut diterjunkan untuk melakukan pemantauan udara di sejumlah wilayah rawan Karhutla.

Aksi patroli udara ini dilakukan sebagai langkah preventif di tengah meningkatnya potensi kebakaran lahan yang dipantau Satgas Karhutla Riau. Tidak hanya mengandalkan satelit dan patroli darat, pengamatan visual dari kokpit jet tempur dinilai mampu memberikan gambaran real-time kondisi di lapangan.

Bacaan Lainnya

Patroli tersebut dilaksanakan pada Kamis (2/9/2026) oleh penerbang dari Skadron Udara 16 “Rydder” yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan agenda latihan penerbangan rutin untuk menjaga kesiapan operasional tempur.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin mengatakan, pelibatan pesawat tempur merupakan bentuk sinergi TNI AU dalam mendukung pemerintah daerah menangani bencana Karhutla.

“Ini adalah wujud bakti TNI AU untuk masyarakat Riau. Kami kerahkan F-16 tidak hanya untuk latihan pertahanan udara, tapi juga untuk misi kemanusiaan memantau Karhutla. Dari ketinggian, kami bisa melihat hamparan lahan yang luas dan mendeteksi asap sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu penerbang F-16 yang terlibat dalam patroli tersebut mengungkapkan kondisi di lapangan.

“Dari ketinggian jelajah, kami menyisir wilayah yang memang secara historis rawan muncul hotspot. Fokus kami adalah mencari indikasi kepulan asap tipis yang belum terbaca di darat, serta memantau kondisi kanal dan sekat bakar,” katanya.

Adapun rute penerbangan patroli Karhutla kali ini mencakup lima wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi, yakni Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Siak.

“Data hasil pemantauan udara ini langsung kami teruskan ke Posko Satgas Karhutla Riau untuk ditindaklanjuti oleh tim darat. Harapannya, dengan deteksi dini dari udara, kebakaran bisa dicegah agar tidak meluas,” tutupnya.

Dengan adanya patroli udara menggunakan pesawat tempur ini, Satgas Karhutla Riau berharap upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat lebih maksimal, terutama menjelang puncak musim kemarau..(*ay)

Pos terkait