Riau||ISBCenter.com – Komitmen untuk memajukan kebudayaan daerah terus diperkuat Pemerintah Provinsi Riau melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Potensi sejarah dan kearifan lokal yang dimiliki 12 kabupaten/kota di Riau diharapkan dapat mendapat ruang lebih besar dalam peta pemajuan kebudayaan nasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan, Riau memiliki modal kebudayaan yang sangat kuat, baik dari sisi tradisi maupun sejarah. Hal itu menjadi alasan Pemprov Riau aktif menjajaki dukungan khusus dari Kementerian Kebudayaan.
“Kita punya kearifan lokal yang cukup kental dan punya sejarah panjang. Oleh karena itu, tadi juga kita sedang jajaki bagaimana bisa Kementerian Kebudayaan memberi perhatian khusus untuk Riau,” kata Sekda Syahrial Abdi di Kantor Gubernur Riau, Rabu (16/09/2026).
Menurutnya, dukungan yang diharapkan tidak hanya soal pelestarian semata, tetapi bagaimana membangun ekosistem kebudayaan yang saling terhubung dan berkelanjutan, mulai dari sejarah, warisan budaya, hingga potensi budaya yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Kita juga berharap bahwa konsep ini akan terintegrasi menjadi sebuah ekosistem yang baik untuk kemajuan kebudayaan berikutnya. Jadi antara sejarah yang kita miliki, Riau dengan kekayaan budayanya sejalan dengan misi dari Bapak Presiden dan Bapak Menteri memandang Indonesia sebagai sebuah ekosistem kebudayaan yang kaya,” jelasnya.[Kebudayaan]
Pemprov Riau, lanjut Syahrial, ingin memberikan kontribusi nyata bagi kebudayaan Indonesia. Dengan keberagaman budaya di setiap daerah, Riau diyakini mampu memperkuat identitas budaya nasional jika dikelola dan diangkat secara bersama.
“Nah kita Riau ingin menyumbang dan berkontribusi besar di dalam kebudayaan di Indonesia. Oleh karena itu, kita sambut baik dan Pak Gubernur juga tadi menitipkan pesan ada beberapa daerah kita dari 12 kabupaten kota yang memiliki kekhasan tersendiri serta kearifan lokal tersendiri yang bisa kita angkat bersama-sama nanti untuk ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Lita Rahmiati menegaskan bahwa seluruh wilayah di Riau menjadi perhatian pemerintah pusat tanpa terkecuali.
“Semua 12 kabupaten/kota di Riau adalah prioritas. Jadi yang kami prioritaskan adalah semua kebudayaan yang ada di sini,” ujar Lita.
Ia menambahkan, ruang lingkup perhatian Kemenbud sangat luas, mencakup cagar budaya, warisan budaya tak benda, museum, taman budaya, hingga para pelaku budaya yang selama ini menjadi penjaga kebudayaan daerah.
“Semua cagar budaya, warisan budaya tak benda, museum, taman budaya di Riau ini kita perhatikan. Pokoknya semua seniman dan budayawan itulah prioritas kami,” pungkasnya..(*ay)










