Bengkulu||ISBCenter.com – Ada cara tak biasa untuk mendapatkan uang di Jepang. Puluhan peserta di Tokyo, Jepang, mengikuti lomba tidur yang digelar pada Senin, 5 Oktober lalu. Mereka bersaing menjadi yang terbaik dalam tidur demi memperebutkan hadiah utama senilai 2,22 juta yen atau sekitar Rp250 juta.
Suasana kompetisi yang tidak biasa itu terekam dalam video yang beredar. Terlihat para peserta berbaring di atas kasur yang telah disusun berjajar di sebuah ruangan. Sebelum memulai perlombaan, para peserta melakukan sejumlah persiapan, mulai dari pemanasan ringan hingga memasang alat pemantau tidur di tubuh mereka untuk merekam kualitas tidur.
Begitu aba-aba dimulai, sebagian peserta langsung terlelap sambil memeluk bantal atau boneka kesayangan. Namun, ada juga yang tampak masih gelisah dan terus berguling-guling mencari posisi paling nyaman untuk bisa tertidur pulas di tengah keramaian.
Setelah 90 menit berlangsung, suara ayam berkokok yang diputar panitia menandai berakhirnya perlombaan. Para peserta kemudian terbangun satu per satu, dan dewan juri langsung mengumumkan pemenang berdasarkan data dari alat pemantau tidur.
Kompetisi ini tidak hanya menilai siapa yang paling nyenyak, tetapi juga diukur secara ilmiah. Penilaian meliputi seberapa cepat peserta tertidur, kedalaman dan kualitas tidur, serta seberapa stabil tidur mereka selama 90 menit tersebut.
Ajang ini menjadi pembuktian diri bagi mereka yang sering dianggap pemalas karena hobi tidur.
“Sampai sekarang, kebiasaan tidur saya seperti tidur berlebihan dan masih mengantuk hanya memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Tapi untuk pertama kalinya, saya merasa rasa kantuk saya justru memberikan sesuatu yang baik. Mulai sekarang saya merasa bisa tidur dengan bangga,” kata juara kedua, Menchiniki.
Namun, bagi sebagian peserta lainnya, tertidur lelap dalam kondisi sedang dilombakan ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Rasa gugup dan suasana yang tidak biasa justru membuat mereka sulit terlelap.
“Saya terus terbangun lalu kembali tertidur. Jadi secara keseluruhan, saya rasa saya berhasil mendapatkan waktu tidur yang cukup,” ujar peserta Kenta Goto..(*1dn)










