Pekanbaru||ISBCenter.com – Program Mobil Pangan Keliling Andalan Murah dan Amanah (Pak AMAN) kembali membuktikan manfaatnya bagi warga. Rabu (10/6/2026), giliran masyarakat Jalan Proyek Baru, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru yang disapa layanan pangan murah milik Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) tersebut.
Baru saja parkir di halaman Masjid Nurul Iman, Mobil Pak AMAN langsung dikerumuni warga. Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Sesaat setelah mobil pangan tiba di halaman Masjid Nurul Iman, warga langsung memadati lokasi untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Akibat tingginya minat masyarakat, seluruh komoditas pangan yang dibawa Mobil Pak AMAN habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.
Koordinator Lapangan Mobil Pak AMAN, Zulmaniah, Rabu (10/6/2026), mengatakan, Kelurahan Tanjung Rhu dipilih sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada status wilayah tersebut yang masuk kategori daerah rentan rawan pangan. Selain itu, lokasinya juga relatif jauh dari pasar dan sentra pangan.
Ia menjelaskan, pemilihan titik operasi Mobil Pak AMAN mengacu pada pemetaan kerawanan pangan serta laporan kenaikan harga komoditas di tingkat kelurahan.
“Kami prioritaskan wilayah yang akses ke pasarnya terbatas agar warga tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga wajar,” ujarnya.
Salah satu komoditas yang menjadi fokus utama dalam kegiatan stabilisasi harga kali ini adalah bawang putih. Pasalnya, harga bawang putih mengalami kenaikan cukup signifikan di pasaran saat ini.
“Harga bawang putih mencapai Rp40.000 per kilogram. Melalui Mobil Pak AMAN, kami menjualnya seharga Rp32.000 per kilogram atau Rp8.000 per seperempat kilogram,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Tim Pak AMAN, Dewi Sri Rejeki, menambahkan, berbagai kebutuhan pokok lainnya juga disediakan untuk masyarakat. Kebutuhan pokok itu di antaranya beras Anak Daro, beras SPHP, Minyakita, minyak goreng premium Adeline, bawang merah, cabai merah, gula pasir, dan tepung terigu.
Adapun daftar harga yang ditawarkan Mobil Pak AMAN jauh di bawah harga pasar. Beras Anak Daro dijual dengan harga Rp84.000 per kemasan 5 kilogram. Beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, Minyakita Rp15.000 per liter, minyak goreng premium Adeline Rp19.000 per liter, bawang merah Rp16.000 per setengah kilogram, tepung terigu Rp12.000 per kilogram, dan cabai merah Bukit Rp20.000 per setengah kilogram.
Selisih harga tersebut membuat warga tak ragu untuk berbelanja lebih. Lena Sinaga, salah seorang warga mengaku senang dengan kehadiran Mobil Pak AMAN. Karena, keberadaan mobil Pak AMAN ini memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Saya membeli banyak barang, hampir semuanya. Harganya lumayan murah dibandingkan di pasar,” katanya.
Lena menuturkan, awalnya ia hanya ingin membeli cabai. Namun melihat seluruh komoditas dijual murah, ia akhirnya menambah daftar belanja.
“Tadinya saya hanya mau beli cabai saja. Tetapi karena semuanya murah, saya beli sedikit-sedikit,” ujarnya.
Tingginya animo warga juga mendapat sorotan dari tokoh masyarakat. Ratman, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa program tersebut sangat dibutuhkan. Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh barang sudah habis terjual.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini lebih sering dilaksanakan,” harapnya.
Mobil Pak AMAN merupakan layanan lapangan milik Disketapang yang secara rutin berkeliling ke kawasan permukiman masyarakat sebagai upaya mengatasi potensi kerawanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Dalam setiap kegiatan, Mobil Pak AMAN membawa sedikitnya dua ton komoditas pangan yang dijual langsung kepada masyarakat dengan harga terjangkau.
Disketapang Kota Pekanbaru menyatakan akan terus memperluas jangkauan Mobil Pak AMAN, terutama ke wilayah yang masuk kategori rentan rawan pangan. Warga juga dapat mengusulkan lokasi melalui RT, RW, atau kelurahan setempat agar dijadwalkan dalam rute berikutnya..(*ay)










