Bengkulu||ISBCenter.com – Sebagai manusia, kita sering dihadapkan pada godaan untuk mengikuti keinginan pribadi, bahkan ketika itu bertentangan dengan kehendak Tuhan. Namun, firman Tuhan dengan tegas mengingatkan kepada kita sekalian bahwa ada bahaya besar ketika seseorang berani menentang Tuhan.
Lalu apa arti menentang Tuhan ?
Menentang Tuhan artinya meragukan kekuasaan Tuhan, tidak peduli dengan perasaan-Nya, dan melakukan pemberontakan.
Menentang Tuhan adalah tanda atau bentuk kesombongan atau kecongkakan hati manusia.
Alkitab mencatat bahwa Iblis jatuh karena kesombongan. Dia ingin menyamai Tuhan dan menolak tunduk kepada-Nya. Dalam Amsal 16:18 tertulis, *โKecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.โ* Ketika kita menolak kehendak Tuhan, sebenarnya kita sedang menempatkan diri kita di atas Dia, yang adalah Pencipta kita.
Sekarang kita coba perhatikan dalam Alkitab, beberapa contoh individu atau kelompok yang menentang Tuhan, baik melalui ketidaktaatan, kesombongan, atau pemberontakan. Yang berakibat fatal dalam kehidupan yang bersangkutan.
1. Adam dan Hawa (Kejadian 3 )
Tindakan Adam dan Hawa dimana mereka melanggar perintah Tuhan dengan memakan buah dari pohon yang dilarang.
– **Akibat:** Mereka diusir dari Taman Eden, kehilangan hubungan langsung dengan Tuhan, dan membawa dosa serta kematian ke dalam dunia.
2. Kain (Kejadian 4)
Tindakan Kain yang membunuh adiknya Habel karena iri hati.
Akibatnya Kain dikutuk untuk menjadi pengembara di bumi, hidup dalam ketidaktenangan, dan jauh dari hadirat Tuhan.
3. Bangsa Babel (Kejadian 11)
Tindakan Mereka yang membangun Menara Babel untuk menyombongkan diri dan “mencapai langit,” menantang otoritas Tuhan.
Akibatnya Tuhan mengacaukan bahasa mereka, sehingga mereka terpencar ke seluruh bumi.
4. Firaun Mesir (Keluaran 7โ14)
Tindakan mereka yang Menentang perintah Tuhan melalui Musa untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan.
Akibatnya ada Sepuluh tulah melanda Mesir, dan Firaun kehilangan anak sulungnya serta pasukan Mesir tenggelam di Laut Merah.
5. Korah, Datan, dan Abiram (Bilangan 16)
Tindakan mereka memimpin pemberontakan melawan Musa dan otoritas Tuhan.
Akibatnya bumi terbelah dan menelan mereka bersama keluarga serta para pengikutnya.
6. Raja Saul (1 Samuel 13, 15)
Tindakan mereka yang tidak taat kepada perintah Tuhan, termasuk mempersembahkan korban tanpa menunggu Samuel dan menyelamatkan harta rampasan yang seharusnya dimusnahkan.
Akibatnya Tuhan menolak Saul sebagai raja, dan dia akhirnya kehilangan takhta serta hidupnya.
7. Yudas Iskariot (Matius 26, 27)
Tindakan Yudas yang mengkhianati Yesus demi 30 keping perak.
Akibatnya Yudas Iscariot merasa bersalah, Yudas mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, dan dia kehilangan kesempatan untuk bertobat.
Sedangkan tindakan menentang Tuhan dizaman ini bisa bisa melalui ketidaktaatan, kesombongan, atau penghinaan terhadap kehendak-Nya. Misalnya beberapa kisah nyata berikut ini :
๐.๐๐๐ฆ๐ข๐ฅ๐ข๐ค Kapal ๐๐ข๐ญ๐๐ง๐ขc. Yang pernah berkata
“๐๐๐ก๐ค๐๐ง ๐๐ฎ๐ก๐๐ง ๐ฉ๐ฎ๐ง ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐๐๐ฉ๐๐ญ
๐ฆ๐๐ง๐๐ง๐ ๐ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ค๐๐ง ๐ค๐๐ฉ๐๐ฅ ๐ข๐ง๐ข”
*Akibatnya tidak lama. Kemudian ๐๐๐ฉ๐๐ฅ itu ๐ญ๐๐ง๐ ๐ ๐๐ฅ๐๐ฆ.
๐. ๐๐๐๐ฉ๐๐ง ๐๐๐จ๐ซ๐๐ง๐ ๐๐๐ฎ, b๐๐ซ๐ค๐๐ญ๐ ๐ค๐๐ฉ๐๐๐ ๐ฉ๐ฎ๐ญ๐ซ๐ข๐ง๐ฒ๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฉ๐๐ซ๐ ๐ข
๐๐๐ซ๐ฌ๐๐ฆ๐ ๐ญ๐๐ฆ๐๐ง-๐ญ๐๐ฆ๐๐ง๐ง๐ฒ๐: TUHAN YESUS ๐๐๐ฌ๐๐ซ๐ญ๐๐ฆ๐ฎ anakkuโฆ!!
๐๐ซ๐จ๐ง๐ข๐ฌ๐ง๐ฒ๐, ๐ฌ๐๐ง๐ ๐ฉ๐ฎ๐ญ๐ซ๐ข ๐ฆ๐๐ง๐ฃ๐๐ฐ๐๐: ๐๐ข๐๐๐ค ๐๐๐ ๐ซ๐ฎ๐๐ง๐ ๐๐ข ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐ฆ๐จ๐๐ข๐ฅ ๐ค๐๐๐ฎ๐๐ฅ๐ข ๐๐ข ๐๐๐ ๐๐ฌ๐ข.
๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐ฉ๐๐ซ๐ฃ๐๐ฅ๐๐ง๐๐ง, ๐ฆ๐๐ซ๐๐ค๐ ๐ฆ๐๐ง๐ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ข ๐ค๐๐๐๐ฅ๐๐ค๐๐๐ง.
๐๐ข๐๐๐ค ๐ฌ๐๐จ๐ซ๐๐ง๐ ๐ฉ๐ฎ๐ง ๐๐ข ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐ฆ๐จ๐๐ข๐ฅ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฌ๐๐ฅ๐๐ฆ๐๐ญ ๐๐๐ซ๐ข ๐ค๐๐๐๐ฅ๐๐ค๐๐๐ง ๐ข๐ญ๐ฎ. ๐๐จ๐๐ข๐ฅ ๐ซ๐ฎ๐ฌ๐๐ค ๐ฉ๐๐ซ๐๐ก ๐ญ๐๐ญ๐๐ฉ๐ข ๐๐๐ ๐๐ฌ๐ข๐ง๐ฒ๐ ๐ญ๐๐ญ๐๐ฉ ๐ฎ๐ญ๐ฎ๐ก, ๐๐๐ ๐ข๐ญ๐ฎ ๐ฃ๐ฎ๐ ๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฉ๐๐ญ๐ข ๐ญ๐๐ฅ๐ฎ๐ซ ๐๐ข ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐๐ ๐๐ฌ๐ข, ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐๐๐ ๐ฌ๐๐ญ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ง ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฉ๐๐๐๐ก.
๐. ๐๐๐จ๐ซ๐๐ง๐ ๐๐ฒ๐๐ก ๐๐๐ซ๐ค๐๐ญ๐ ๐๐๐ฉ๐๐๐ ๐๐ฎ๐ญ๐ซ๐๐ง๐ฒ๐:
โ๐๐๐ฆ๐จ๐ ๐ TUHAN YESUS ๐ฆ๐๐ฅ๐ข๐ง๐๐ฎ๐ง๐ ๐ข๐ฆ๐ฎ anakku” ๐๐๐ง ๐ฉ๐ฎ๐ญ๐ซ๐๐ง๐ฒ๐ ๐๐๐ซ๐ค๐๐ญ๐: ๐๐๐ฆan-๐ญ๐๐ฆ๐๐ง๐ค๐ฎ ๐๐ค๐๐ง ๐ฆ๐๐ฅ๐ข๐ง๐๐ฎ๐ง๐ ๐ข๐ค๐ฎ ๐ฅ๐๐๐ข๐ก ๐๐๐ซ๐ข Tuhan Yesus.
๐๐๐ฉ๐ฎ๐ฅ๐๐ง๐ ๐ง๐ฒ๐ ๐๐ข๐ ๐๐๐ซ๐ข ๐ค๐๐ซ๐ฃ๐, ๐ฌ๐๐๐ฎ๐๐ก ๐ฉ๐๐ฅ๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ง๐ฒ๐๐ฌ๐๐ซ ๐ฆ๐๐ฆ๐๐ฎ๐ง๐ฎ๐ก๐ง๐ฒ๐ ๐๐ข ๐๐๐ฉ๐๐ง ๐ญ๐๐ฆ๐๐ง-๐ญ๐๐ฆ๐๐ง๐ง๐ฒ๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ก๐๐ง๐ฒ๐ ๐๐ข๐ฌ๐ ๐ฆ๐๐ง๐จ๐ง๐ญ๐จ๐ง ๐ญ๐๐ญ๐๐ฉ๐ข ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐๐ข๐ฌ๐ ๐ฆ๐๐ฅ๐ข๐ง๐๐ฎ๐ง๐ ๐ข๐ง๐ฒ๐.
Selain ini akibat nyata dari orang-orang yang berani menentang Tuhan bisa berupa :
1. Kehilangan damai sejahtera.
Ketika seseorang hidup jauh dari kehendak Tuhan, hatinya sering kali dipenuhi kekosongan, kecemasan, atau kehancuran hubungan.
2. Akibat moral dan sosial.
Pelanggaran prinsip-prinsip Tuhan dapat menyebabkan kehancuran moral, konflik keluarga, atau kerugian sosial.
3. Akibat kekal.
Dalam iman Kristen, orang yang menolak Tuhan sepenuhnya dan tidak bertobat akan menghadapi hukuman kekal (Wahyu 20:11-15).
Namun demikian Alkitab juga menekankan kasih karunia Tuhan bagi mereka yang bertobat, meskipun pernah menentang Tuhan, dapat menerima pengampunan dan pemulihan, seperti yang dialami oleh Rasul Paulus, yang awalnya adalah penganiaya jemaat tetapi menjadi salah satu rasul terbesar. Bahkan dalam 1 Petrus 5:6 di. Katakan “karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya”.
Adakah sikap hati, perbuatan dan pikiran kita yang menentang Tuhan? Marilah kita bertobat dengan cara merendahkan diri kepadaNya.
Pdt. Yusak










