Bengkulu||ISBCenter.com – Nats Pokok Matius 6:33 “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Pendahuluan :
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, hidup ini adalah tentang pilihan dan keputusan. Setiap hari kita dihadapkan pada banyak hal yang harus kita lakukan. Namun, pertanyaannya adalah: **apakah kita sudah menempatkan yang benar-benar penting sebagai prioritas utama?
Hipotesa kita hari ini jelas: Jika sesuatu menjadi prioritas, kita akan menemukan jalan. Tetapi jika tidak menjadi prioritas, kita akan menemukan alasan-alasan.
Setiap keputusan yang kita buat memiliki konsekuensi. *Prioritas selalu menuntut pengorbanan.* Saat kita memilih satu hal, kita secara otomatis mengabaikan yang lain. Itulah sebabnya kita perlu bijaksana dalam mengatur prioritas hidup kita. Ada tiga bagian yang akan kita bahas :
I. AAPAKAH PRIORITAS HIDUP KITA SUDAH BENAR?
Dalam hidup ini, banyak orang yang tanpa sadar menempatkan hal-hal yang salah sebagai prioritas. Mari kita lihat beberapa contoh:
Jika pesta, hobi, atau pergaulan menjadi prioritas, maka sering kali kita mengabaikan waktu untuk Tuhan.
Jika konsumsi dan kesenangan duniawi menjadi prioritas, maka kita sulit berkomitmen dalam doa, membaca Firman, dan melayani.
Jika hanya mengejar kesuksesan dunia tanpa melibatkan Tuhan, maka kita akan kehilangan sukacita sejati.
Banyak orang mengatakan, “Saya tidak punya waktu untuk berdoa,” atau “Saya terlalu sibuk untuk melayani Tuhan.” Namun, benarkah kita tidak punya waktu, atau sebenarnya kita tidak menjadikan Tuhan sebagai prioritas?
Renungan bagi kita:
Apa yang menjadi prioritas dalam hidup kita? Apakah Tuhan benar-benar yang utama?
II. BELAJAR MENGATUR PRIORITAS DENGAN BIJAK
Firman Tuhan mengajarkan kita untuk mengutamakan hal yang benar dalam hidup. Dalam Matius 6:33, Tuhan Yesus berkata:
“Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Artinya, jika kita menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama, maka kebutuhan kita yang lain akan Tuhan cukupkan.
Bagaimana kita dapat belajar mengatur prioritas dengan benar?
1. Mulai dengan menetapkan waktu untuk Tuhan setiap hari.
– Jangan menunggu waktu luang untuk berdoa dan membaca Alkitab. Buatlah itu menjadi bagian utama dari hidup kita.
2. Belajar mengatakan “tidak” untuk hal-hal yang tidak membangun.
– Jangan takut untuk menolak ajakan yang bisa menjauhkan kita dari Tuhan.
3. Jangan mudah menyerah dan tetaplah konsisten.
– Anak-anak Tuhan harus belajar untuk konsisten dengan keputusan yang sudah diambil. Tidak boleh cengeng, harus kuat dan bertindak.
4. Gunakan waktu dengan bijak.
– Efesus 5:16 berkata: “Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”
– Waktu yang diberikan Tuhan kepada kita adalah anugerah. Gunakanlah dengan baik untuk hal-hal yang bernilai kekal.
III. APA YANG HARUS KITA UBAH?
Saat ini, mari kita bertanya kepada diri sendiri:
– Apakah saya sudah memprioritaskan Tuhan dalam hidup saya?
– Apa yang perlu saya ubah dalam cara saya mengatur waktu dan prioritas saya?
– Apakah saya lebih banyak menemukan alasan daripada mencari jalan untuk mendekat kepada Tuhan?
Jika kita menyadari ada hal yang salah dalam prioritas hidup kita, maka sekaranglah waktunya untuk berubah. *Jangan menunda!* Setiap pilihan yang kita buat hari ini akan menentukan masa depan kita.
Kesimpulan:
Saudara-saudara, *setiap hal yang kita jadikan prioritas akan selalu menemukan jalannya.* Jika kita sungguh-sungguh ingin hidup dekat dengan Tuhan, kita akan menemukan cara untuk berdoa, membaca Firman, dan melayani. Tetapi jika kita tidak menjadikannya prioritas, kita akan selalu punya alasan untuk menghindarinya.
Mari kita hidup dengan bijaksana, menempatkan Tuhan di atas segala-galanya, dan mengatur prioritas hidup kita dengan benar.
*Tuhan memberkati.*
Salam kasih,
Pdt. Yusak Wamin, S.Th.










