Riau||ISBCenter.com – Aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru. Sebanyak 24 penerbangan dari dan menuju Pekanbaru terpaksa dibatalkan pada Minggu (6/9/2026).
Pembatalan puluhan jadwal tersebut dipicu sebaran abu vulkanik (volcanic ash) di ruang udara akibat erupsi, serta adanya penyesuaian operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Berdasarkan data operasional Bandara SSK II Pekanbaru hingga pukul 11.18 WIB, jumlah penerbangan yang dibatalkan mencapai 24 flight, baik rute kedatangan maupun keberangkatan.
Adapun daftar penerbangan terdampak yakni :
- Pelita Air 329 PKU-CGK,
- Pelita Air 320 CGK-PKU,
- Pelita Air 321 PKU-CGK,
- Pelita Air 322 CGK-PKU,
- Pelita Air 323 PKU-CGK,
- Citilink 936 CGK-PKU,
- Citilink 937 PKU-CGK,
- Citilink 932 CGK-PKU,
- Citilink 933 PKU-CGK,
- Citilink 939 PKU-CGK,
- Lion Air 292 CGK-PKU,
- Lion Air 393 PKU-CGK,
- Lion Air 390 CGK-PKU,
- Lion Air 161 KUL-PKU,
- Lion Air 391 PKU-CGK,
- Super Air Jet 919 PKU-CGK,
- Super Air Jet 866 CGK-PKU,
- Super Air Jet 867 PKU-CGK,
- Batik Air 6852 CGK-PKU,
- Batik Air 6857 PKU-CGK,
- Garuda 172 CGK-PKU,
- Garuda 175 PKU-CGK,
- Garuda 174 CGK-PKU,
- dan Garuda 177 PKU-CGK.
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, menegaskan keputusan pembatalan diambil dengan pertimbangan utama aspek keselamatan.
“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ungkapnya.
Terkait kondisi tersebut, pihak bandara meminta penumpang tidak langsung datang ke bandara sebelum memastikan status penerbangan terbaru.
“Pihak bandara mengimbau calon penumpang memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai masing-masing,” imbaunya.
Pihak bandara menjelaskan informasi jadwal penerbangan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan sebaran abu vulkanik serta penyesuaian operasional di bandara asal dan tujuan.
Tim operasional Bandara SSK II saat ini terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk penanganan penumpang terdampak, baik yang mengalami penundaan maupun pembatalan. Update informasi penerbangan juga dilakukan secara berkala.
Diketahui, gangguan ini berkaitan dengan erupsi Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, yang erupsi menerusnya mulai teramati sejak Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 23.07 WIB, disertai gemuruh, dentuman, dan fenomena lava fountain.
“Karena itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara dari maupun menuju Pekanbaru diminta mengikuti informasi terbaru dari maskapai dan pihak bandara,” imbuhnya.
Manajemen InJourney Airports Bandara SSK II Pekanbaru menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan, serta berharap kondisi erupsi segera membaik agar operasional penerbangan kembali normal..(*ay)










