Riau||ISBCenter.com – Koordinator Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat (GMKR) Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Afrizal Natar Nasution mendesak aparat penegak hukum segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) pemberantasan mafia bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Desakan tersebut disampaikan Edy usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Riau, Rabu (23/09/2026). RDP tersebut membahas persoalan kelangkaan solar yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
Rapat dihadiri sejumlah organisasi masyarakat, di antaranya GMKR, Gerakan Masyarakat Adat Melayu Riau, dan Lembaga Masyarakat Melayu Bersatu (LMMB) Riau. Hadir pula perwakilan PT Pertamina, unsur Forkopimda Riau, serta dinas terkait.
Menurut Edy, dari hasil RDP disimpulkan bahwa secara stok, pasokan BBM jenis solar seharusnya mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun, terjadi disparitas harga di lapangan yang mengindikasikan adanya permainan mafia.
“Stok sebenarnya cukup, tapi di lapangan ada kesenjangan harga. Ini kuat dugaan karena ulah mafia. Kita punya kepolisian, Kodam, kejaksaan, POM. Saya minta segera bentuk Satgas untuk memberantas mafia solar ini,” tegas Edy.
Mantan Gubernur Riau itu menilai, pembentukan Satgas harus segera direalisasikan mengingat kelangkaan solar telah menimbulkan keresahan dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Edy pun memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum dan keamanan di Riau agar serius menangani persoalan tersebut.
“Jika tidak mampu menyelesaikan persoalan mafia solar ini, Kapolda silakan pindah dari Riau. Pangdam juga begitu. Mereka ditempatkan di Riau untuk menyelesaikan tugas. Kalau tidak bisa, tidak ada gunanya di sini,” pungkasnya..(*ay)










