Kabut Asap Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Perpanjang Sekolah Daring Hingga Rabu Besok

Surat Edaran dari DIknas Kota Pekanbaru tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Pekanbaru||ISBCenter.com – Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengambil kebijakan pembelajaran jarak jauh.

Surat Edaran dari DIknas Kota Pekanbaru tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Pemko Pekanbaru resmi memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama satu hari, yakni pada Rabu (9/9/2026). Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh peserta didik tingkat PAUD hingga SMP se-Kota Pekanbaru.

Bacaan Lainnya

Perpanjangan PJJ itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/30/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Pekanbaru.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, membenarkan adanya perpanjangan tersebut. Ia mengatakan keputusan ini diambil lantaran kondisi kualitas udara di Pekanbaru yang belum menunjukkan perbaikan.

“Untuk pembelajaran daring kita tambah satu hari lagi. Karena kondisi kualitas udara belum membaik,” kata Abdul Jamal, Selasa (8/9/2026).

Menurut Abdul Jamal, kebijakan memperpanjang PJJ ini juga merupakan arahan langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Pemko Pekanbaru mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah bencana kabut asap yang masih terjadi.

“Kita mengikuti arahan bapak Wali Kota Pekanbaru agar peserta didik dapat terlindungi dari bencana kabut asap ini,” ujarnya.

Selain faktor kualitas udara, Pemko Pekanbaru juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait prakiraan cuaca dan potensi hujan yang dapat membantu memperbaiki kualitas udara.

Dari hasil koordinasi tersebut, hujan diperkirakan baru berpotensi turun pada malam hari, sehingga menjadi pertimbangan utama untuk menambah satu hari lagi pembelajaran daring.

“Hujan berkemungkinan turun baru malam ini. Maka dengan pertimbangan itu kita tambah perpanjangan sekolah daring untuk satu hari besok,” ungkapnya.

Abdul Jamal menambahkan, pelaksanaan pembelajaran akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara serta tetap mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai prioritas utama.

Apabila kondisi udara membaik pada Kamis (10/9/2026), seluruh murid di Kota Pekanbaru dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Namun, para siswa yang kembali ke sekolah tetap diwajibkan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah sebagai langkah perlindungan diri dari paparan kabut asap..(*ay)

Pos terkait