Riau||ISBCenter.com – Kebakaran yang melanda perkebunan kelapa milik warga di Dusun Sungai Cakah, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, akhirnya berhasil dipadamkan setelah meludeskan lahan seluas lebih dari dua hektare.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Inhil, Junaidy, memastikan api sudah berhasil dijinakkan pada Minggu sore.
“Sudah padam kemarin sore menjelang magrib. Diperkirakan luasan lahan terbakar dua hektar,” kata Junaidy, Senin (14/9/26).
Kebakaran tidak hanya menghanguskan tanaman kelapa dan pohon pinang yang ditanam sebagai tumpang sari. Ada temuan tak biasa di lokasi. Di antara bongkahan akar pohon kelapa yang tumbang, petugas menemukan bangkai ular dengan panjang diperkirakan tiga meter. Tepat di dekat bangkai tersebut, ditemukan sejumlah telur dalam kondisi gosong.
“Ya petugas kita menemukan bangkai ular, di lokasi bekas lahan terbakar, ada juga telurnya. Kita duga memang telurnya karena berdekatan dengan bangkai ular itu” ungkap Junaidy.
Proses pemadaman sendiri berlangsung tidak mudah dan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel DPKP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI-Polri, serta tim pemadam dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah karakteristik lahan dan minimnya sumber air.
“Petugas harus bekerja keras karena sumber air cukup minim. Kondisi lahan gambut yang kering juga membuat api dengan cepat menjalar dan melahap areal perkebunan kelapa milik warga,” ujar Junaidy.
Titik terang muncul setelah air pasang naik sekitar pukul 16.00 WIB. Pasang tersebut dimanfaatkan petugas sebagai sumber air untuk mengisi armada pemadam. Namun jarak sumber air ke titik api cukup jauh, sehingga dua armada damkar harus bekerja bergantian dan bolak-balik mengambil air.
Sementara itu, tim BPBD bersama TNI-Polri menerobos masuk ke dalam areal kebun dengan membawa peralatan pemadam portable untuk menjangkau titik api yang tidak bisa diakses mobil pemadam.
Setelah berjibaku selama berjam-jam, api akhirnya benar-benar padam sekitar pukul 18.00 WIB. Tim gabungan memastikan melakukan pendinginan menyeluruh sebelum meninggalkan lokasi untuk mencegah munculnya bara api susulan..(*ay)










