Legislator Provinsi Bengkulu Bersama DLHK Sukses Bentuk 45 Unit Bank Sampah

Legislator Provinsi Bengkulu Bersama DLHK Sukses Bentuk 45 Unit Bank Sampah

Bengkulu||ISBCenter.com – Sebagai Inisiator Bank Sampah, sekaligus menjabat Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring SH bersama Kader Lingkungan dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu sukses membuat 54 titik Bank Sampah Unit (BSU) dan Bank Sampah Unit (BSU).

Legislator Provinsi Bengkulu Bersama DLHK Sukses Bentuk 45 Unit Bank Sampah

Kesuksesan itu lantaran berawal dari banyaknya keluhan masyarakat Kota Bengkulu terkait sampah, sehingga membuat Usin Abdisyah Putra Sembiring SH mengeluarkan gagasan untuk Pilah, Pilih dan Kelola Limbah (sampah) dengan membentuk Bank Sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Provinsi Bengkulu.

Bacaan Lainnya

”Ini persoalan yang muncul pada saat kita reses, semua titik reses saya, itu keluhannya masalah sampah. Terlebih kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak mencukupi lagi untuk menampung sampah. Daya tampung kita sudah tidak ada lagi, ternyata banyak sampah-sampah yang ada di irigasi, inilah yang menjadi alasan kenapa kemudian bank sampah ini terbentuk,” ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring SH usai melaksanakan Audiensi Fasilitator Kader Lingkungan bersama Gubernur Bengkulu terkait persiapan Launching Bank Sampah se Kota Bengkulu di Gedung Daerah Balai Semarak Bengkulu, Kamis (16/11/2023).

Menurutnya, program ini sudah dua tahun sebelumnya dimulai dengan melakukan penyadaran ke masyarakat Kota Bengkulu bahwa limbah sampah dapat dipilih, dipilah dan dikelola. Selanjutnya dibuat file proyek di 25 titik, sehingga kemudian di deklarasikan, sehingga berkembang lagi menjadi 54 kelompok.

“Kita berusaha bagaimana tadinya sampah itu limbah, kita rubah menjadi pendapatan. Bagi kader kader lingkungan sekarang, kelompok rumah tangga tidak membuang sampah lagi, mereka sayang membuang sampah karena bisa dikelola, inilah cikal bakal dari Bank Sampah,” terang Usin.

Sementara itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai menerima Audiensi Fasilitator Kader Lingkungan mengatakan bahwa perlu adanya keseriusan dan pemahaman yang benar terkait pengelolaan sampah agar menjadi menguntungkan untuk masyarakat.

“Masyarakat di didik agar mereka mampu upaya pemberdayaan, sehingga pengelolaan sampah yang tadi masalah itu harus berubah menjadi menguntungkan, inikan sebuah perubahan yang sangat mendasar, tapi tentu tidak mudah, dibutuhkan keseriusan dan betul-betul ada pemahaman yang benar apa yang harus dilakukan,” pungkas Rohidin..(*Rozi)

Pos terkait