Pancang Lintasan Pacu Jalur Nasional 2026 Mulai Di Kerjakan, Andi Cahyadi: Rampung Sebelum Hari H

Ketua Panitia FPJ Event Nasional 2026, Andi Cahyadi

Kuansing|| ISBCenter.com – Panitia Festival Pacu Jalur (FPJ) Event Nasional 2026 mulai melakukan pemasangan pancang lintasan di arena Pacu Jalur Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan festival dimulai.

Ketua Panitia FPJ Event Nasional 2026, Andi Cahyadi, mengatakan proses pembuatan pancang telah dimulai dan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

“Persiapan pancang sudah mulai dikerjakan. Kami memastikan seluruh pancang siap sebelum hari H,” ujar Andi Cahyadi, Minggu 02 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pemasangan pancang ditargetkan rampung pada 14 Agustus 2026. Hal itu dilakukan karena mulai 15 Agustus 2026, arena Tepian Narosa akan digunakan untuk pelaksanaan Pacu Jalur Mini yang berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari rangkaian Festival Pacu Jalur Nasional 2026.

Menurutnya, penyelesaian lebih awal menjadi langkah penting agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan lancar, sekaligus memberi waktu bagi panitia melakukan pengecekan akhir terhadap lintasan dan fasilitas pendukung lainnya.

“Paling lambat tanggal 14 Agustus seluruh pancang sudah terpasang. Tanggal 15 Agustus arena sudah digunakan untuk Pacu Jalur Mini selama dua hari, sehingga semua harus siap sesuai jadwal,” tegasnya.

Aheng memambahkan persiapan terus kita lakukan, dalam waktu dekat kita akan melakukan pengerukan arena tepatnya di bagian hilir dekat pancang Finis,

“Menunggu jadwal lagi, mengunakan alat berat kita akan melakukan pengerukan arena mengunakan alat berat”, kata Aheng.

Tambah Aheng, terkait persiapan lainya juga sedang berjalan di berbagai bidang seperti sesi gelanggang, sesi lainya juga masih berjalan.

“InsyaAllah akan siap tepat pada waktunya nantik”, tegas Aheng.

Panitia optimistis seluruh persiapan Festival Pacu Jalur Event Nasional 2026 dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan event budaya terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi itu berlangsung aman, tertib, dan sukses serta mampu memberikan pengalaman terbaik bagi peserta maupun pengunjung..(*adv/yh)

Pos terkait