Paslon Helmi-Muslihan Klarifikasi Isu Terpapar Positif Covid-19

Bengkulu||ISBCenter.com – Pasangan bakal calon (balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Helmi Hasan-Muslihan memberikan klarifikasi secara langsung terkait isu terpapar positif Covid-19.

Seusai mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu diantarkan 3 pengurus parpol pengusung yakni, Nasdem, Hanura dan PAN, Helmi Hasan bersama Muslihan menyampaikan, pada Jumat minggu lalu dirinya bersama kandidat pasangannya maju pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Muslihan DS, telah meminta untuk dilakukan tes swab sebagai persyaratan pendaftaran.

Kemudian keesokan harinya, pengumuman resminya belum disampaikan, informasinya sudah menyebar begitu cepat, dan di nilainya simpang siur kemana-mana.

Padahal ketika itu ia selaku Walikota Bengkulu sedang berada di Jakarta, tepatnya di Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan melakukan pertemuan hingga sempat bertukar cenderamata.

Tetapi untuk membuktikan hasil swab di Bengkulu, Helmi mengaku, telah melakukan pemeriksaan swab pembanding di 2 rumah sakit di Jakarta, tepatnya Mypada Hospital dan Rumah Sakit Pelni.

“Swab yang  dilakukan di dua rumah sakit itu, ingin dijadikan pembanding saja, karena hasilnya negatif,” ungkapnya pada Sabtu, (5/9/2020).

Selain itu Helmi mengaku, dengan hasil swab yang keluarkan pihak rumah sakit M Yunus Bengkulu berbeda tersebut, juga sempat didengarkan jajaran Kementrian ESDM, sehingga ketika itu sempat menghubinginya, dan saat ini di jawab tidak terpapar, dengan membuktikan hasil swab dari dua rumah sakit di maksud.

Tetapi, karena jajaran Kementrian ESDM yang sempat melakukan pertemuan dengannya, ingin membuktikan kebenaran, juga melakukan swab dan hasil tidak ada satupun yang hasilnya positif.

“Hasil swab dua rumah sakit itu, membuktikan saya bersama pasangannya Muslihan DS maju pada Pilgub Bengkulu tahun 2020 ini, tidak positif Covid 19. Dengan demikian isu tersebut saya klarifikasi, sudah tidak ada persoalan lagi. Mengingat ketika saya di sebut positif, seluruh keluarga menelpon dan tidak mau dekat. Bahkan saya mau shalat ke masjid juga banyak orang yang melirik, sehingga hal ini memang perlu diklarifikasi melalui forum ini,” ucap Helmi meyakinkan.

Lebih lanjut hasil swab yang berbeda tersebut bernuasa lain, Helmi mengaku tidak mau menyalahkan siapapun, tetapi yang terpenting dirinya bersama Muslihan DS, negatif Covid.

“Saya tidak berani menyebut ada nuasa politis atau bagaimananya, namun ternyata Covid 19 itu ternyata dua, ada Covid 19 beneran dan Covid politik medis. Tapi secara politik dan medis, kami (Helmi-Muslihan,red) terbebaskan dari Covid, dan mudah-mudahan ini menjadi momentum bagi kita bersama untuk menghadirkan kebahagian di tengah-tengah masyarakat Provinsi Bengkulu tercinta,” tutup Helmi…(**Zk/rri)

Pos terkait