Bengkulu||ISBCenter.com – Bangkit dari pandemi Covid-19, Bengkulu terus berbenah, salah satunya dapat di lihat dari progres pembangunan insfrastruktur yang ada di daerah ini.
Sebut saja pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Bengkulu – Lubuk Linggau.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Mulyani menyebutkan, pengerjaan jalan tol ini sudah mencapai 30 persen.
“Berdasarkan informasi yang kita peroleh dari pihak pengembang, progres pembangunan jalan tol seksi 1 per akhir Agustus 2020 sudah mencapai 30 persen,” ungkap Mulyani pada Sabtu (5/9/2020).
Dari progres tersebut disebutkan, salah satunya adalah pembangunan overpass.
Overpass sendiri merupakan bangunan penghubung jalan yang terpotong oleh jalan tol, posisinya berada di atas jalan tol.
Apalagi tol yang menghubungkan Bengkulu – Lubuk Linggau ini merupakan proyek strategis nasional dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang di garap oleh PT. Hutama Karya Insfrastruktur (HKI).
Bahkan tol ini sendiri merupakan Tol Sirip Trans Sumatera Bengkulu – Lubuk Linggau yang ruasnya akan terbentang mulai dari Kota Bengkulu melintasi Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, dan berakhir di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan.
Sedangkan panjang totalnya mencapai 95,8 kilometer yang pembangunannya terbagi dalam tiga seksi.
Untuk seksi 1 dari Kota Bengkulu – Taba Penanjung sepanjang 17,6 kilometer. Lalu seksi 2 dari Taba Penanjung – Kepahiang sepanjang 23,7 kilometer, dan seksi 3, dari Kabupaten Kepahiang – Lubuk Linggau sepanjang 54,5 kilometer.
Pembangunan tahap pertama meliputi wilayah Betungan, Selebar, Bengkulu menuju Taba Penanjung, Bengkulu Tengah dan ditargetkan akan mulai beroperasi di awal tahun 2021 mendatang.
“Diharapkan neberadaan tol ini akan mampu memberikan pengaruh positif pada berbagai sektor. Khususnya kelancaran transportasi akan memudahkan akses logistik, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menunjang geliat pariwisata di Bumi Rafflesia,” tutupnya…(**Yks)










