Bengkulu||ISBCenter.com – Elektabilitas dan popularitas Gubernur Bengkulu petahana, Rohidin Mersyah di sebut masih teratas dari kandidat lainnya, yang berencana maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
Hal itu diketahui dari hasil survey yang telah dilakukan beberapa kali oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), namun tidak di ekspose secara terbuka ke publik.
“Hasil survey SMRC, jika Pilkada dilaksanakan hari ini, Petahana Rohidin akan menang dengan hasil perolehan dukungan sekitar 24 persen. Sedangkan kandidat lain, seperti Agusrin M Najamudin di angka 21 persen, dan Helmi Hasan yang merupakan Walikota Bengkulu petahana sekitar 18 persen,” ungkap Wakil Ketua Bidang Infokom DPD 1 Partai Golkar Provinsi Bengkulu, H. Zulkarnain KK Jodho, ketika ditanyai sejumlah wartawan terkait elektabilitas dan popularitas Petahana Rohidin Mersyah.
Menurut Zulkarnain, tidak disampaikan hasil survey Rohidin secara terbuka ke publik, karena hanya ingin mengetahui peta kekuatan dalam keterpilihan masyarakat terhadap balon menuju Pilgub Bengkulu.
Apalagi diketahui Rohidin seorang petahana, yang tentunya di kenal masyarakat melalui program kerja dalam 3 tahun terakhir ini.
“Kita justru mempertanyakan jika ada hasil survey yang disampaikan secara terbuka ke publik. Bahkan di duga bisa hasil survey sengaja di publish, dan dikirimkan ke DPP masing-masing partai di Jakarta, guna meyakinkan agar mendapatkan dukungan politik pada Pilgub Bengkulu. Padahal kita memiliki lembaga survey tersendiri,” katanya pada Kamis, (30/7/2020).
Lebih lanjut ia juga menegaskan, petahana Rohidin akan maju kembali pada Pilgub Bengkulu, berpasangan dengan Rosjonsyah yang saat ini menjabat Bupati Lebong dan juga kader PDIP.
Bahkan setelah mengantongi rekomendasi dari PDIP, Rohidin akan melakukan deklarasi pencalonan bersama Rosjonsyah, di 3 tempat yang dipersiapkan yaitu, Benteng Marlborough, Persada Bung Karno atau Rumah Ibu Fatmawati.
“Sejauh ini, Petahana Rohidin tetap memilih pasangannya maju pada Pilgub dari keterwakilan masyarakat Rejang, salah satu-nya Rosjonsyah yang baru saja mendapatkan gelar doktor, merupakan kader Partai Banteng Moncong Putih sebagai rencana koalisi Golkar bersama PDIP dan PKS. Kemudian juga, tidak menutup kemungkinan sekaligus saat deklarasi nanti menyampaikan hasil survey petahana yang sempat dipertanyakan berbagai pihak,” tukas Zulkarnain…(**Yks)










