Kuansing||ISBCenter.com – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sudah tiga hari terakhir diselimuti kabut asap pekat. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan, pasalnya berdasarkan pemantauan satelit tidak ada titik api yang terdeteksi di wilayah Kuansing.
Kabut asap yang menyelimuti Kuansing dipastikan merupakan asap kiriman dari kabupaten tetangga yang saat ini sedang dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap terbawa angin dan memperburuk kualitas udara di Kuansing.
Dampak kesehatan pun tak terhindarkan. Dalam dua hari terakhir, Dinas Kesehatan Kuansing mencatat sebanyak 102 warga terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan kabut asap.
Pada Senin (24/8/2026) tercatat 56 kasus, dan pada Selasa (25/8/2026) kembali bertambah 46 kasus baru.
“Ini memang akibat kabut asap yang selimuti Kuansing. Akibat asap, udara tidak sehat dan berdampak pada penyakit ISPA pada masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Aswandi SKM melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Helma Muliani APt SFarm, Selasa (25/8/2026) sore.
Helma merinci, sebaran kasus pada Senin (24/8/2026) yakni Desa Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang 1 kasus, Desa Sukaraja 1 kasus, Desa Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat menjadi yang tertinggi dengan 25 kasus, Teluk Kuantan 6 kasus, Kopah Kecamatan Kuantan Tengah 1 kasus, Kari Kecamatan Kuantan Tengah 4 kasus, Lubuk Ramo Kecamatan Kuantan Mudik 2 kasus, Desa Lubuk Ambacang Hulu Kuantan 2 kasus, Muara Lembu Kecamatan Singingi 5 kasus, serta Desa Koto Baru dan Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir masing-masing 3 kasus.
Sedangkan pada Selasa (25/8/2026), kasus ISPA masih didominasi wilayah Logas Tanah Darat dan Singingi. Rinciannya Desa Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat 14 kasus, Desa Lubuk Ambacang Hulu Kuantan 5 kasus, Desa Pangkalan Pucuk Rantau 5 kasus, Muara Lembu Kecamatan Singingi melonjak menjadi 17 kasus, dan Desa Sungai Buluh Kecamatan Singingi Hilir 5 kasus.
Dinkes Kuansing mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, selalu menggunakan masker saat terpaksa keluar, serta memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga daya tahan tubuh. Puskesmas di seluruh kecamatan juga diminta siaga melakukan deteksi dini dan penanganan ISPA, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan lansia.
Pemerintah daerah berharap hujan segera turun dan penanganan karhutla di daerah tetangga dapat segera teratasi agar kualitas udara di Kuansing kembali normal..(ped)










