Bengkulu||ISBCenter.com – Agusrin M. Najamudin digadang – gadang akan kembali maju dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, dinilai lebih baik terus membantu Provinsi Bengkulu di tingkat Pusat.
Terlebih saat ini diketahui, Agusrin merupakan salah satu Tokoh Nasional yang berasal dari Provinsi Bengkulu, Pernyataan itu diungkapkan Tokoh Masyarakat Bengkulu, Asnawi A. Lamat, dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan.
Menurut Asnawi, tidak dipungkiri memang dalam 2 periode kepemimpinan Agusrin, cukup berhasil membawa Provinsi Bengkulu lebih baik dari berbagai sektor, sehingga hal tersebut yang saat ini menjadi kenangan. Bahkan sejarah bagi seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu.
Oleh karena itu Asnawi mengakui, tidak salah jika masyarakat di Provinsi Bengkulu mendambakan figur pemimpin seperti Agusrin.
“Ini bukti jika beliau (Agusrin,red) berhasil memenangkan hati masyarakat, sehingga banyak muncul pertanyaan di tengah-tengah masyarakat, apakah kembali maju atau tidak dalam Pilgub? Ibarat pepatah, dalamnya lautan bisa diukur, tapi dalamnya hati seseorang siapa yang tahu? Jadi, saya tidak juga bisa memastikan dan hanya Agusrin yang tahu, serta memutuskannya,” kata Asnawi yang merupakan mantan pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu ketika Agusrin M. Najamudin mejabat sebagai Gubernur Bengkulu, pada Jumat, (24/7/2020).
Asnawi secara pribadi ataupun salah satu masyarakat di Provinsi Bengkulu berharap, kepada Agusrin tetap berada di pusat, dan terus berperan dalam membangun daerah Bengkulu. Apalagi saat ini beliau merupakan salah satu tokoh nasional, asli putra daerah Provinsi Bengkulu.
Sedangkan apa yang sudah diberikan untuk Bengkulu semasa menjadi Gubernur, dipastikan Asnawi, tetap akan dikenang di hati masyarakat.
“Sedikit banyak, saya tahu betul sepak terjangnya. Bahkan di rumahnya di Jakarta, terbingkai rapi seluruh gambar Presiden RI, mulai dari Ir. Soekarno. Kemudian juga ada gambar tokoh-tokoh dunia, dan dari sekian banyak gambar itu, ada 1 bingkai yang masih kosong, dan beliau pernah menyebutkan siapa tahu nanti bingkai itu, untuk dirinya sendiri,” kenang Asnawi mengutip kembali ucapan Agusrin di saat itu.
Lebih jauh, ia juga sangat menyayangkan ketika Agusrin kembali ke Provinsi Bengkulu, karena saat ini sudah termasuk tokoh nasional, dan memiliki cita-cita besar terhadap bangsa dan negara.
Apalagi diyakini, ketika Agusrin berkiprah bisa lebih besar di pusat ketimbang menjadi seorang Gubernur.
“Tapi lagi-lagi, semua itu memang hanya waktu yang mampu menjawabnya,” tutup Asnawi…(**Yks/sumber:https://rri.co.id)










