Bengkulu||ISBCenter.com – Renungan kita kali ini. mengambil tema “Tuhanlah Penolong Yang Sejati. Dengan Nats Pokok terambil dari Mazmur 46:2 yang berbunyi :
“Elohim itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti”.
Saya akan membagi ke dalam 4 point penting renungan kali ini.
Bagian 1. Mengapa Elohim disebut sebagai Penolong yang Sejati?
1. Sebab Ia Menolong kita dalam Segala Situasi: Tuhan hadir untuk menolong kita dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam masalah besar maupun kecil. Ibrani 13:6 (Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”)
2. Sebab Ia adalah Penolong kita yang Setia: Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, bahkan dalam saat-saat tergelap sekalipun. Ulangan 31:6 (Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.)
3. Sebab Ia adalah Penolong kita yang Berkuasa: Tuhan memiliki kuasa untuk mengubah situasi yang mustahil menjadi mungkin. Yeremia 32:27 (“Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apa pun yang mustahil bagi-Ku?”)
Bagian 2. Bagaimana Cara Tuhan Menolong Orang-Orang yang Mengasihi-Nya?
1. Melalui Doa: Tuhan mendengar dan menjawab doa-doa orang yang berseru kepada-Nya dengan iman. Contoh: Hana yang berdoa dengan sungguh-sungguh dan dikaruniai seorang anak (1 Samuel 1). Bahkan dalam Matius 7:7-8 menyerukan agar kita (Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima; dan setiap orang yang mencari, mendapat; dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.)
2. Melalui Orang Lain: Tuhan seringkali menggunakan orang-orang di sekitar kita sebagai alat untuk memberikan pertolongan. Contoh: Rut yang ditolong oleh Boas (Rut 2). Bahkan dalam Galatia 6:2 menyerukan agar kita (Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.)
3. Tentu Melalui Firman-Nya: Tuhan memberikan petunjuk, penghiburan, dan kekuatan melalui Firman-Nya.Contoh: Daud yang mendapatkan kekuatan dari Firman Tuhan saat dikejar-kejar oleh Saul (Mazmur 119). Dalam. Mazmur 119:105 dikatakan (Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.)
Bagian ke 3 Adalah Bagaimana Respons Kita yang baik terhadap Pertolongan Tuhan
1. Bersyukur: Mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas pertolongan yang telah diberikan. Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5:18 (Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.)
2. Harus Bersaksi: Menceritakan pengalaman pertolongan Tuhan kepada orang lain. Dalam Mazmur 107:2 (Biarlah orang-orang yang ditebus TUHAN mengatakannya, mereka yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan.)
3. Mengasihi Tuhan dengan Lebih Sungguh: Membalas kasih Tuhan dengan hidup yang taat dan setia kepada-Nya. Dalam Yohanes 14:15 (“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.)
Bagian 4. Adalah Pesan penting bagi kita dari renungan ini :
Marilah kita Percaya pada Pertolongan Tuhan: Jangan ragu untuk berseru kepada Tuhan dalam setiap kesulitan. Buka Hati untuk Melihat Pertolongan Tuhan: Terkadang pertolongan Tuhan datang dalam cara yang tidak terduga. Dan Jadilah Berkat bagi Orang Lain: Salurkan berkat dan pertolongan yang telah kita terima dari Tuhan kepada orang lain. Firman Tuhan dalam Mazmur 121:1-2
“Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi”.
Bengkulu, 31 Agustus 2025.
Semoga khotbah ini memberkati dan menginspirasi dan Silakan dibagikan!
Pendeta Yusak W. S. Th
Penulis










