Riau||ISBCenter.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi DKI Jakarta, di Ruang Rapat DPRD DKI Jakarta, Jumat (26/9/2025).
Pertemuan dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan, dalam sambutannya ia menyampaikan kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau, khususnya terkait defisit anggaran dan tunda bayar Tahun Anggaran 2024. Kondisi ini, menurutnya, berdampak pada terbatasnya pelaksanaan program dan kegiatan di daerah.
Selanjutnya, Kasubag Perencanaan Sekretariat DPRD Provinsi DKI Jakarta memaparkan perkembangan APBD DKI Jakarta. Disampaikan bahwa Pemprov DKI telah menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 dan telah melalui evaluasi Kemendagri. Sementara itu, juga telah dibahas terkait target KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dan saat ini sudah ditandatangani MoU serta menunggu pembahasan di tingkat komisi.
Dalam sesi diskusi, sejumlah anggota Banggar DPRD Provinsi Riau menanyakan berbagai hal, mulai dari strategi peningkatan APBD di DKI, mekanisme pergeseran anggaran, hingga persoalan Dana Bagi Hasil (DBH). Mereka juga menyoroti kemungkinan adanya tunda bayar di tingkat kabupaten/kota, penerapan pajak progresif kendaraan, kebijakan parkir, mandatory spending terkait TPP, serta evaluasi tunjangan DPRD.(*AY)










