Cinta Bumi Mahasiswa Kukerta Unihaz XXXIV untuk Mewujudkan Bengkulu Zero Waste

Kelompok Mahasiswa Kukerta ( Kuliah Kerja Nyata ) ke XXXIV Universitas Prof.Dr.Hazairin, SH

Bengkulu||ISBCenter.com – Kelompok Mahasiswa Kukerta ( Kuliah Kerja Nyata ) ke XXXIV Universitas Prof.Dr.Hazairin, SH Mengadakan Kegiatan Sosialisasi dan pembuatan ecobrick dari sampah botol plastik di kelurahan Sidomulyo RT 21, Senin (5/6/2023) mulai pukul 20.00 – 22.00 WIB.

Pengelolaan sampah atau limbah plastik disebut-sebut menjadi salah satu permasalahan yang besar di seluruh penjuru dunia. Plastik memeliki sifat yang tak dapat terurai, sehingga seringkali limbah ini mencemari lingkungan bahkan mengancam setiap elemen yang berada di bumi.

Bacaan Lainnya

Maka dari itu tujuan Sosialisasi dan perencanaan pembuatan karya dari plastik yang kami berikan kepada warga agar membantu warga di kelurahan Sidomulyo untuk menimalisir permasalahan sampah plastik.

Cara Alternatif yang kami berikan kepada warga yaitu Ecobrick adalah teknik pengelolaan sampah plastik yang terbuat dari botol-botol plastik bekas yang di dalamnya telah diisi berbagai sampah plastik hingga penuh kemudian dipadatkan sampai menjadi keras.

Setelah botol penuh dan keras, botol-botol tersebut bisa dirangkai dengan lem dan dirangkai menjadi meja, kursi sederhana, bahan bangunan dinding, menara, panggung kecil, bahkan berpotensi untuk dirangkai menjadi pagar dan fondasi taman bermain sederhana bahkan rumah.

Banyak warga yang antusias dengan sosialisasi dan perencanaan pembuat karya dari sampah plastik sehingga sebagian warga ada yang bertanya, salah satunya pertanyaan dari Pak Endang, Bagaimana pak Endang bertanya kepada kami para mahasiswa mengenai solusi apa selain pembuat karya dari ecobrik untuk menimalisir sampah plastik.

Salah satu mahasiswa dari kami menjawab pertanyaan dari pak Endang.jawaban yang kami berikan sangat sederhana agar mudah di pahami oleh warga setempat yaitu

1. Caranya dengan Membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik,
2. Cara paling sederhana, setiap kali keluar berbelanja, bawalah kantong plastik ramah lingkungan yang dapat dipakai berulang kali, ini akan menghindari penggunaan plastik belanja sekali pakai sekaligus mengurangi jumlah sampah plastik kedepannya.
3. Bawa mug atau tumbler minuman sendiri

Membeli segelas kopi ataupun minuman seperti boba kini menjadi tren. Namun sayangnya, setiap konsumsi atas minuman tersebut juga berarti menambah jumlah sampah plastik, mulai dari gelas hingga sedotannya.dengan jawaban sederhana dari mahasiswa membuat warga merasa puas dan terobsesi untuk memanfaatkan sampah lebih baik dan mulai sadar akan bahaya sampah di kemudian hari.

Kegiatan yang bertema ” Cinta Bumi Mahasiswa Kukerta Unihaz XXXIV untuk Mewujudkan Bengkulu Zero Waste (Sampah Cipta Cuan) kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Seklur Kelurahan Sidomulyo,Ketua RT, ketua karang Taruna, warga setempat dan Dosen Pembimbing lapangan.

Sosialisasi dan perencanaan pembuatan karya ini merupakan kegiatan agar membantu warga setempat dalam menghadapi masalah sampah plastik dan memanfaatkan sampah plastik itu agar bisa menjadi limbah yang bermanfaat..

Penulis: Kukerta ke XXXIV UNIHAZ)

Pos terkait