Bengkulu||ISBCenter.com – Lima besar komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) Bengkulu telah diumumkan kepublik yang ada di Bengkulu, dimana kelima besar tersebut dari hasil proses seleksi yang disebut berjalan profesional dan transparan.

Kelima komisioner KIP yakni ;
- Fraternesi dengan skor nilai 3.196,5,
- Nopriyadi 3.188,
- Wilkanefi 3.167,5,
- Junaidi Arfian Kasip 3.165 dan
- Kresnawati dengan skor 3.164,5.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Raharjo Sudiro mengatakan, kelima nama dengan penilaian tertinggi telah diumumkan, dan segera disampaikan pihaknya secara kelembagaan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
“Penilaian yang dilakukan terhadap 15 kandidat pada uji kelayakan dan kepatutan, telah dilakukan secara cermat. Dimana dalam proses penilaian mencakup pemahaman umum, etika, kesopanan, serta pengelolaan materi makalah dan visi misi sebagai calon komisioner KIP. Bahkan setiap calon juga telah menjalani uji fit and proper test dihadapan sembilan anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, sehingga setiap anggota Komisi I DPRD memberikan penilaian kepada setiap calon,” jelasnya pada Jumat, (28/8/2023).
Menurutnya, dari hasil penilaian tersebut, dilakukan perankingan, dan hasilnya adalah lima nama dengan skor tertinggi dan layak terpilih.
“Saat kita memberikan penilaian dalam uji kelayakan dan kepatutan, masing-masing anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu sama sekali tidak saling tahu,” katanya.
Ia menambahkan, bagi kelima nama yang masuk dalam lima besar tersebut, ketika telah dilantik Gubernur Bengkulu nanti agar dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Semua fungsi dan tugas KIP harus dijalankan dengan efektif, lebih dari itu masyarakat khususnya di Provinsi Bengkulu dapat merasakan manfaat dari KIP itu sendiri,” pintanya.
Sementara, salah satu nama yang masuk lima besar komisioner KIP Bengkulu, Wilkanefi menyampaikan, pihaknya pasti komitmennya untuk meningkatkan kinerja dan fungsi KIP.
Terlebih juga bakal terus memajukan fungsi KIP dan bekerja keras dalam melaksanakan tanggung jawab yang telah diberikan ini.
“Mengenai soal proses seleksi, berlangsung dengan baik, profesional dan transparan. Karena setelah menjalankan uji kelayakan dan kepatutan, masing-masing dari kita bisa mengetahui hasilnya. Bahkan pada hari yang sama Komisi I DPRD juga langsung rapat,” pungkasnya..(*Adv/DD)










