KEMBALILAH KEPADA GALILEA MU

Pdt. Yusak Wamin, S.Th

Artikel Paskah 2023. By. Pdt. Yusak Walin, S. Th

Dalam Alkitab Perjanjian Lama (PL) Paskah awalnya adalah sebuah peringatan Pembebasan Bangsa Israel dari perbudakan oleh Bangsa Mesir di tanah Mesir. Sedangkan di dalam Alkitab Perjanjian Baru (PB), peristiwa Paskah adalah sebuah peringatan Pembebasan umat manusia dari kuasa dosa. Yesus lah yang membebaskan manusia yang Sesungguhnya.

Bacaan Lainnya

“Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu”. 1 Korintus 15:14

Saudaraku kita, orang Kristen bersyukur karena orang Israel bebas dari perbudakan di Mesir adalah hanya karena Kasih Tuhan. Sebab secara data kekuatan dan kemampuan, tidak mungkin orang Isarel mampu terbebas. Tangan Tuhanlah yang sesungguhnya telah menolong mereka. Mesir adalah simbol terhadap belenggu dosa yang membelenggu manusa. Demikian juga, kita yang pahami bahwa kita bebas dari kuasa dosa adalah hanya karena kasih karunia di dalam Yesus.

Manusia tidak bisa bebas dari kuasa dosa, sebab semakin manusia berusaha bebas dengan caranya sendiri, semakin dalamlah kejatuhnya. Manusia mungkin berpikir ia bisa bebas dari dosa, lewat kesalehan, amal dan segala usahanya. Tetapi itu faktanya akan semakin membuat kita dalam terjatuh. Mengapa orang Isarel bebas dari Mesir karena Tuhan? Sebenarnya pesannya adalah manusia hanya bisa bebas dari dosa berkat kasih karunia Allah saja dan itu pasti di dalam Yesus Kristus.

Tiap tahun kita memperingati hari kematian-Nya, kebangkitan-Nya dan sebentar lagi kita akan memperingati hari kenaikan-Nya ke Sorga. Sebuah rentetan peringatan wajib bagi kita untuk kembali. Meneguhkan iman dan pengharapan kita di dalam Tuhan.

Perjalanan hidup kita tentulah banyak lika-likunya. Kadang ini membuat seseorang kehilangan semangat. Hilang selamat karena hanya melihat kehidupan yang sementara ini di dunia ini. Kita lupa kita di dunia ini hanya sebentar saja. Padahal kehidupan yang abadi adalah kelak setelah kematian kita di dunia ini. Karena itu, kita tidak boleh terlena dengan yang sementara ini. Terlalu kecil jika kita hanya memikirkan yang sementara ini, padahal Yesus Kristus telah menyediakan tempat kekekalan bagi kita yang percaya.

Dalam Matius 6;6+10, Yesus berkata, jangan takut, dan kembalilah ke Galela, mari kita baca ayat berikut ini :

“Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”

Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.

Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Maka kata Yesus kepada mereka:

“Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”Matius 28:6-10

Yesus tidak ada di kubur itu, kubur itulah telah kosong. Itu membuktikan bahwa Yesus sungguh-sungguh mengasihi kita, ia turun ke dalam al maut namun alam maut tidak dapat menahan-Nya. Ya, belum ada orang yang mati bangkit, apalagi naik ke Sorga selain Tuhan Yesus.

Saudara, sekarang apa yang menjadi pergumulan mu? Apa yang membuat engkau jadi mrasa takut menjalan hidup ini? Yesus katakan jangan takut!

Ia mengajak kita kembali ke Galilea. Galilea adalah tempat dan awal pertemuan para murid dengan Yesus, di sanalah Ia memanggil para murid untuk menjadi pengikut-Nya dan di sanalah para murid-murid-Nya mengambil sikap untuk mengikut Yesus.

Kembali ke Galilea, adalah ajakan untuk kita semua hari ini untuk kembali ke kasih mula-mula. Pristiwa apa yang pernah menjadi Galilea mu?

Ambillah kembali komitmen saudara, jangan takut akan pergumulan hidupmu hari-hari ini. Jika kasihmu kepada Yesus seperti kasihmu yang awal, saudara akan kuat dan hidup dalam kemenangan demi kemenangan.

Selamat Paskah 2023
Pdt. Yusak Wamin

Pos terkait