Riau||ISBCenter.com-Komisi V DPRD Provinsi Riau melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, SMAN Plus, dan SMA Khusus Olahraga (SKO), di Ruang Rapat Komisi V DPRD Provinsi Riau, Senin (10/4/2023).Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Robin P Hutagalung, didampingi oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Karmila Sari, dan Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Riau, serta Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau Marwan Yohanis, Ade Hartati Rahmat, dan Eva Yuliana.
Hadir dalam kesempatan ini Plt Kadisdik Provinsi Riau M. Job beserta jajaran, Kepala SMAN Plus Andri Karmidi, dan Kepala SKO Sahid Suwarno.
Dalam RDP dibahas mengenai teknis dan persiapan dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 di Provinsi Riau, terkhususnya di SMAN Plus dan SKO Provinsi Riau.
Dalam persiapan PPDB, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau Ade Hartati menyampaikan agar sekolah unggulan di Riau bisa menjaga mutu pendidikannya dan memperbaiki skema PPDB yang tahun lalu menyebabkan banyak anak tidak tertampung di sekolah negeri karena sistem zonasi.
“Kita berbicara dalam kondisi yang tidak ideal. Dengan kondisi Pekanbaru seperti sekarang, sampaikan data dari Bappeda ke pusat, angka putus sekolah kita masih tinggi. Kita minta diskresi kepada pemerintah pusat (mengenai sistem zonasi),” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau Marwan Yohanis juga menyoroti kondisi asrama SMAN Plus yang butuh banyak perbaikan agar nyaman ditempati para siswa.
“Ini harus cepat, karena ini menyangkut anak-anak kita disana. Bagaimanapun SMAN Plus ini menjadi kebanggan kita masyarakat Riau, tapi mendengar kondisi tadi, perlu jauh sebelumnya kondisi seperti ini harus bisa kita antisipasi. Harapan kami, proses pembelajaran jangan sampai online,” jelasnya..(Adv)










