Siraman Qolbu, Keutama’an Bersholawat Kepada Nabi Muhammad SAW

Ustadz HaidiFirhan, S.Pd., M.M

Bengkulu||ISBCenter.com – Sebagai seorang yang beriman kepada Allah SWT, sudah seharusnya kita banyak bersholawat dan mengucapkan salam kehormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu bentuk wujud ketaatan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Karena sesungguhnya Allah SWT telah berfirman dalam QS Surat Al Ahzab Ayat 56 :

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Terjemahan:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”

Bacaan Lainnya

Dari ayat yang muliah ini, kita ketahui bahwa sesungguhnya Allah bersholawat kepada Nabi dan juga malaikat- Nya. Maknanya Allah bersholawat kepada mengandung arti bahwa Allah SWT sesungguhnya mengagungkan, membanggakan dan memuji serta mengistimewakan Baginda Rasulullah SAW di depan malaikat-Nya.

Sementara malaikat bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW mengandung makna bahwa para malaikat-Nya memohonkan derajat kemuliaan, ampunan dan rahmat- kepada Allah SWT.

Untuk itu, Allah SWT menyeru kepada orang-orang yang beriman untuk bersholawat dan mengucapkan salam kehormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Secara bahasa shalawat nabi merupakan bentuk jamak dari sholla yang berarti do’a. Sedangkan menurut istilah, shalawat adalah bentuk do’a dan pujian untuk Nabi sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Shalawat dari Allah kepada Nabi SAW adalah sebagai rahmat dan keridhaan. Sedangkan shalawat para malaikat kepada Nabi SAW adalah sebagai do’a dan istighfar. Dan shalawat umat Muhammad SAW adalah do’a dan pengagungan kepada Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, membaca shalawat untuk Nabi Muhammad SAW dimaksudkan untuk mendoakan dan memohon berkah dari Allah SWT untuk keselamatan dan kesejahteraan.

Pertanyaan nya adalah apakah Nabi Muhammad SAW perlu do’a dan permohonan berkah dari pengikutnya ?

Jawaban tentu tidak, Baginda Rasulullah SAW tidak perlu doa dari umatnya akan tetapi sholawat yang kita bacakan sebagai bentuk kasih dan cinta Beliau kepada umatnya karena dengan sholawat yang dengan ikhlas kita bacakan akan menjadikan suatu jalan keselamatan baik dunia maupun akhirat yang akan Allah berikan, diantaranya :

Rasulullah SAW bersabda:

مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً صلَّى اللَّهُ عليهِ عشرَ صلَواتٍ ، وحُطَّت عنهُ عشرُ خطيئاتٍ ، ورُفِعَت لَهُ عشرُ درجاتٍ

“Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula’.” (HR Ahmad). Satu kali bersholawat kita akan mendapatkan 30 balasan dari Allah SWT.

Juga, Rasulullah SAW akan memberikan syafaat bagi orang yang bersholawat padanya, yang sabdanya:

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: “Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.” (HR Tirmidzi dan An-Nasa’i)

Semoga dari penjelasan singkat ini menjadi motivasi bersama agar kita selalu bersholawat kepada Baginda Rasulullah SAW dalam setiap kesempatan, aamiin YRA.

Penulis Haidi Firhan, S.Pd., M.M

Pos terkait