Bengkulu||ISBCenter.com – Salah satu nikmat yang patut kita syurkuri adalah nikmat sehat, karena dengan sehat ini kita dapat melaksanakan perinta Allah SWT dan Rasul-Nya dengan baik dan sempurna.
Pada saat kita terbangun dari tidur yang terlelap, apa yang anda rasakan, segar bukan? Itulah nikmat yang paling utama. Kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menyaksikan indahnya mentari pagi, kita masih bisa bertemu keluarga, anak-anak dan sahabat-sahabat dan yang paling penting adalah kita juga masih diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri untuk menata kehidupan setelah kematian, yaitu kehidupan akhirat yang kekal dan abadi.
Kita masih diberi kesempatan untuk merenungkan, introsepeksi diri dan melihat detik-detik kehidupan yang telah kita lalui untuk selalu menyempurnahkan jiwa kita, memperbaiki amal ibadah dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.
Untuk itu sebagai salah satu bentuk nyata dari rasa syukur kita adalah dengan menunaikan ‘Sholat’.
Sebaik-baiknya dan seutama-utamanya amal perbuatan adalah sholat. Dengan ‘Sholat’ kita akan mendapatkan cahaya, ampunan, petunjuk dan keselamatan di dunia dan keselamatan pada hari kiamat.
Mari kita jaga sholat, ajak dan perintahkan keluarga tercinta untuk menunaikannya dengan sempurna, khusyuk serta sesuai ada-adab dan aturan-aturannya.
Laksanakanlah sholat dengan penuh kesabaran mesikpun kita dalam keadaan berat; karena capek, beban pikiran, rasa kantuk, dllnya.
Paksakan diri kita dan keluarga untuk selalu menjaga sholat fardhu dan sholat sunnah dengan penuh kesabaran
Allah SWT berfirman dalam
Surat Thaha Ayat 132:
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَٱلْعَٰقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ
“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa”.
Semoga kita diberi taufik untuk bertakwa dan beramal sholeh, aamiin.
Penulis: Haidifirhan, S. Pd., M. M.










