Riau||ISBCenter.com – Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kembali menerjunkan helikopter untuk melakukan water bombing guna menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Senin (31/8/26).
Operasi pemadaman dari udara ini difokuskan pada titik-titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat, sehingga membutuhkan dukungan udara untuk mempercepat proses pemadaman.
Danlanud Rsn melalui Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kolonel Pnb Andry Setiawan mengatakan, pengerahan helikopter merupakan bentuk dukungan untuk personel di lapangan yang masih berjibaku memadamkan api.
“Water bombing ini untuk mendukung pemadaman yang dilakukan tim darat di titik-titik kebakaran,” kata Kolonel Andry.
Adapun wilayah yang menjadi sasaran water bombing pada operasi kali ini yakni kawasan Sungai Guntung Hilir Kabupaten Indragiri Hilir, sejumlah titik di Kabupaten Indragiri Hulu, serta satu titik di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Andry menjelaskan, helikopter harus dikerahkan karena lokasi kebakaran berada jauh dari jangkauan darat. Medan yang sulit membuat kendaraan dan personel pemadam tidak bisa langsung menuju sumber api.
“Pengerahan helikopter dilakukan mengingat titik kebakaran jauh dari akses darat. Selain itu, untuk memadamkan kepala api yang sulit dijangkau oleh tim darat,” jelasnya.
Dengan metode water bombing, helikopter menjatuhkan air tepat di atas area yang terbakar. Cara ini dinilai efektif untuk menekan kobaran api di bagian kepala api sekaligus mencegah meluasnya kebakaran ke lahan lainnya.
Operasi tersebut merupakan bagian dari dukungan Lanud Roesmin Nurjadin terhadap Satgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Riau yang bekerja secara terpadu antara tim udara dan darat agar proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan optimal, terutama di wilayah dengan akses terbatas..(*ay)










