Kota Bengkulu||ISBCenter.com-Komisi II DPRD Kota Bengkulu akan hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait ambruknya bangunan waterfront city Kota Tuo, maka DPRD berencana akan memanggil Dinas PUPR.
nantinya DPRD akan mendengarkan keterangan bagaimana secara teknis dari PUPR terkait penyebab terjadinya kerusakan pada bangunan kota tuo.
Selain itu dewan juga akan mempertanyakan sumber anggaran pengerjaan projek, yang pernah disebutkan dananya berasal dari APBD dan APBN.
“Nantinya Kita akan telaah lagi lebih jauh, berapa banyak APBD Kota yang keluar untuk bangunan ini dan, berapa banyak pula APBN yang digunakan,” kata Nuzuludin
Setelah itu nanti juga akan dipertanyakan bagaimana nasib bangunan ini kedepannya, apakah akan dibangun ulang atau seperti apa nanti akan kita lihat.
Tentu juga nanti akan ditelusuri pihak mana yang wajib bertanggung jawab akan kejadian ini, mudah-mudahan 1 atau 2 hari kedepan sudah jawaban permasalahannya,” sampai Nuzuludin.
Bangunan yang ambruk sepanjang 50 meter ini tadinya adalah dermaga, yang dimana sepanjang dermaga masyarakat bisa menikmati suasana di pinggir sungai sambil berfotoria.
Kondisi bangunan yang ambruk tampak bangunan beton yang terbelah dan seperti tidak ada penahannya.
Kawasan yang awalnya menjadi salah satu destinasi wisata baru yang ada di kota bengkulu, kini setelah terjadi kejadian, hanya ada garis polisi yang melingkar di sepanjang bangunan yang mengalami kerusakan..(Adv)










