Bengkulu||ISBCenter.com – Saya bersyukur karena Tuhan sudah memberikan kesempatan kepada saya 17 tahun lebih sebagai guru. 16 tahun yang lalu saya menganggap HGN biasa-biasa saja.

Namun berbeda di tahun ke 17 ini yang bertepatan dengan HGN 2023. Di Hari Guru Nasional (HGN) kali ini, saya merasa ada yang special.
Membuat saya merasa perlu menuliskannya sebagai kesan dan pesan, harapannya, semoga anak-anak Indonesia memahami pentingnya adab dan sikap.

Lalu apa yang membuat berbeda? Karena saya menyaksikan anak-anak di sekolah mengucapkan selamat sambil memberikan bunga dan coklat kepada Guru-gurunya.

Saya mengamati di sekolah di tempat saya mengabdi hari ini. Sepertinya acara HGN kali ini sudah dipersiapkan oleh OSISSENAT SMA Ngeri 5 Kota Bengkulu, tampak beberapa papan ucapan selamat dari anak-anak kepada wali kelasnya dan papan ucapan selamat dari pengurus Osissenat kepada salah seorang guru pembina Osissenat.
Dan paling meriah adalah pemberian coklat. Kepada setiap dewan guru dan tata usaha yang hadir.
Selesai upacara HGN, anak-anak mengatur acara, mengatur tempat duduk, menyediakan rebusan jagung dan kacang dan yang luar biasa, mereka bisa belajar menghargai jerih payah guru-gurunya dengan hal-hal kecil. Ya kecil, sederhana, tapi menurut saya disnilah letak yang menjadikan Peringatan HGN tahun 2023 jadi sangat special. Karena dibalik kata ucapan selamat dari anak-anak ndidik, coklat dan bersalaman, tapi mereka sedang belajar tentang adab dan sikap. Tentang bagaimana menghargai dan berterimakasih kepada Guru-gurunya. Jadi sebenarnya, bukan soal besar kecil pemberiannya, tapi makna memberi tersebut adalah pelajaran adab dan sikap.
Menurut saya, adab dan sikap adalah hal yang sangat perlu di tekanan di masa kini, selain akademis itu sendiri. Karena adab dan sikap akan menjadi karakter mereka di masa yang akan datang. Bisa kita bayangkan, jika generasi ke depan tidak tahu lagi tentang adab dan sikap. Karena kita sadari bahwa yang paling susah sebenarnya adalah memberikan pelajaran tentang adab dan sikap itu sendiri, sesorang boleh hebat karena pintar, tapi orang pintar akan jatuh tanpa adab dan sikap yang baik.
Kepada pihak yang merasa terkait dengan pola asuh terhadap anak-anak bangsa, saya merekomendasikan agar pelajaran adab dan sikap yang termuat dalam program P5 di sekolah saat ini, perlu konsistensi dalam mengajarkannya, mengingat kehidupan di era modern ini, soal moralitas sudah semakin merosot. Karena itu, pelajaran Adab dan Sikap adalah solusinya. Selamat Hari Guru Nasional.
Penulis : Yusak, S. Th
Guru PAK SMA Negeri 5 Kota Bengkulu.










